Breaking News:

Tokopedia Tindak Tegas Toko yang Jual Obat dengan Harga Tak Wajar, Beberapa Toko Telah Ditutup

Tingginya kasus Covid-19 saat ini membuat masyarakat lebih sadar menjaga kesehatan dengan mengonsumsi vitamin dan obat-obatan tertentu.

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Giri
Dok. Tokopedia
Tokopedia hadirkan Peduli Sehat untuk belanja keperluan kesehatan. Tokopedia menegaskan akan menindak toko yang menjual obat-obatan dengan harga tinggi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tingginya kasus Covid-19 saat ini membuat masyarakat lebih sadar menjaga kesehatan dengan mengonsumsi vitamin dan obat-obatan tertentu.

Hal ini pun membuat kebutuhan obat meningkat hingga efeknya, ketersediaan obat yang bisa meringankan gejala Covid-19 menjadi sangat menipis.

Mirisnya, kondisi ini pun dimanfaatkan oleh sejumlah oknum membanderol harga obat-obatan dengan harga tinggi, terutama di toko online.

Marketplace Tokopedia pun menetapkan kebijakan pengendalian harga obat dan kebutuhan terkait penanganan Covid-19.

Hal ini  sejalan dengan keputusan Menkes Nomor HK.1.7/Menkes/4826 Tahun 2021, yang ditandatangani pada 2 Juli 2021, tentang harga eceran tertinggi (HET) 11 obat yang banyak digunakan selama pandemi.

Founder dan CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, mengatakan, selama ini, Tokopedia sudah menetapkan kebijakan pengendalian harga dan menindak tegas penjual yang memasang harga produk di atas kewajaran.

"Kami terus mengimbau penjual untuk bersama menjaga harga, juga kepada masyarakat untuk tidak melakukan upaya penimbunan," ujar William pada keterangan yang diterima, Senin (7/6/2021).

Ia mengatakan, Tokopedia konsisten memastikan seluruh masyarakat Indonesia memiliki akses merata terhadap produk kesehatan.

Bahkan sejak tahun lalu, Tokopedia telah menutup permanen toko-toko yang menjual harga obat yang tak wajar.

“Upaya ini akan mempermudah masyarakat menjangkau produk-produk kesehatan,” ujar William.

Meskipun marketplace Tokopedia bersifat user generated content (UGC), yaitu setiap pihak dapat melakukan pengunggahan produk di Tokopedia secara mandiri, namun William menegaskan, aksi kooperatif pun terus dilakukan agar setiap aktivitas dalam platform Tokopedia tetap sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Jika ada penjual yang terbukti melanggar, baik syarat dan ketentuan platform maupun hukum yang berlaku, Tokopedia berhak menindak tegas dengan melakukan pemeriksaan, penundaan atau penurunan konten, banned toko atau akun, serta tindakan lain sesuai prosedur,” ujar William. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved