Breaking News:

Pedagang Hewan Kurban di Purwakarta Keluhkan Sepinya Pembeli, Namun Harga Jual Justru Dinaikkan

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1142 H/2021, para pedagang hewan kurban yang berada di Pasar Ingon-ingon, Purwakarta, sepi pembeli.

Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Giri
Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati
Pedagang hewan kurban di Pasar Ingon-ingon, Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, sedang memeriksa sapi yang dijajakan, Senin (5/7/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Purwakarta, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1142 H/2021, para pedagang hewan kurban yang berada di Pasar Ingon-ingon, Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, mengeluh karena sepi pembeli.

Hal ini di akibatkan pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir.

Selain itu ditambah adanya penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

PPKM darurat berlangsung 3-20 Juli 2020.

Menurut seorang pedagang hewan kurban jenis kerbau asal Kecamatan Kiarapedes, Supian (64), adanya pandemi Covid-19 serta PPKM darurat ini sangat berpengaruh bagi para pedagang karena sepi peminat.

Bukan cuma tahun ini, hal yang sama juga terjadi pada momen hari raya kurban tahun 2020.

"Pada hari ini saya hanya membawa enam hewan kurban kerbau dari Kiarapedes, biasanya saya bawa sampai 10 ekor hewan. Tapi ini sepi jadi bawa sedikit," katanya saat di temui di Pasar Hewan Ingon-ingon, Purwakarta, Senin (5/7/2021).

Dia mengatakan, untuk harga hewan kurban terpaksa dinaikkan hingga 15 persen dari harga biasanya.

Namun kenaikan harga tersebut bervariasi sesuai dengan bobot atau kualitas dari hewan kurban.

"Kalau untuk harga bervariasi sesuai beratnya berapa. Jadi untuk harga, saya naikkan karena masyarakat yang datang ke pasar ini cuman sedikit," ujarnya.

Penjual hewan kurban jenis lain seperti sapi yang berasal dari Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Wanidi (49), yang mengatakan pada akhir-akhir ini dia hanya mengirim 10 hewan kurban untuk dijual setiap minggu.

"Biasanya saya sekali bawa 24 ekor hewan kurban. Karena kondisinya begini, hanya ngirim sedikit saja," kata Wanidi di tempat yang sama.

Pedagang hewan kurban yang berada di Pasar Ingon-ingon Purwakarta ini berharap penyebaran Covid-19 ini segera menurun.

Sehingga mereka mendapatkan penghasilan yang normal menjelang Hari Raya Idul Adha. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved