Breaking News:

PPKM Darurat

PPKM Darurat di Kota Sukabumi, Petugas Tak Akan Beri Ampun bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Ratusan petugas gabungan di Kota Sukabumi diterjunkan untuk untuk mengawasi pelaksanaan PPKM darurat di Kota Sukabumi.

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Giri
Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni, saat memimpin tim melakukan pengawasan pelaksanaan PPKM darurat di satu pusat perbelanjaan di Kota Sukabumi, Sabtu (3/7/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kota Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Ratusan petugas gabungan di Kota Sukabumi diterjunkan untuk untuk mengawasi pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang berlangsung mulai hari ini, Sabtu (3/7/2021).

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni, mengatakan, jumlah personel diterjunkan terdiri atas 161 polisi dan 259 dari Kodim 060/07 Kota Sukabumi.

Mereka dibagi di beberapa titik dibantu dengan satpol PP 30 petugas dan dishub 25 petugas untuk berpatroli hingga malam hari.

"Kami sudah memberlakukan penerapan PPKM darurat hari ini. Bahkan sejak Jumat (2/7) malam membagikan brosur dan pamflet kepada warga terkait pembatasan aktivitas masyarakat dalam PPKM darurat," ujarnya. 

Sumarni mengatakan, pihaknya akan menindak tegas pelanggar tanpa pandang bulu.

"Jadi ketika masih ada pelanggaran protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker, berkerumun, dan tidak menjaga jarak serta melanggar yang lain akan tindak tegas dengan tipiring dan denda hingga sanksi lainnya," tegas Sumarni.

Baca juga: PPKM Darurat di Kabupaten Sukabumi, Penertiban Protokol Kesehatan Tak Cuma di Kota

Dengan pemberlakuan PPKM darurat ini, pihaknya berharap semualapisan masyarakat, baik pelaku usaha dan pedagang pasar bisa paham isi Instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021.

"Dengan keputusan ini, diharapkan masyarakat bisa paham atas situasi saat ini," ucap Sumarni. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved