Breaking News:

PPKM Darurat Diberlalukan, Seluruh Alun Alun di Ciamis Ditutup, Termasuk Alun-alun di Kecamatan

Menyusul diberlakukannya PPKM Darurat mulai Sabtu (3/7) seluruh Alun-Alun di Ciamis ditutup dari berbagai kegatan warga.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar
Dua pocong turun ke Alun-Alun Ciamis Rabu (28/4/2021) sore untuk mengingatkan masyarakat agar tidak mudik. 

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Menyusul diberlakukannya PPKM Darurat mulai Sabtu (3/7) seluruh Alun-Alun di Ciamis ditutup dari berbagai kegatan warga.

Tidak hanya Alun-Alun Taman Raflesia, tetapi juga seluruh Alun-Alun di tingkat kecamatan.

“Kami sudah minta pihak kepolisian untuk menutup Alun-Alun. Misalnya dengan memasang garis polisi (police line),” ujar Bupati Ciamis, H Herdiat Sunarya pada rapat koordinasi persiapan pelaksanaan PPKM Darurat di Aula Setda Ciamis, Jumat (2/7) siang.

Baca juga: Bukan Hanya Tempat Wisata, Daerah Ini Tutup Tempat Hiburan dan Karaoke Saat PPKM Darurat

Rakor tersebut juga diikuti secara virtual oleh camat, kades dan lurah se Ciamis.

Yang ditutup sementara selama PPKM Darurat tersebut tidak hanya Alun-Alun di Ciamis Kota tetapi juga Alun-Alun di tingkat kecamatan.

Sementara supermarket, minimarket, pasar swalayan, pasar tradisisonal, toko kelontong selama masa PPKM Darurat boleh buka hanya sampai pukul 20.00.

Sedangkan apotik dan toko obat dianjurkan dibuka 24 jam sehari.

Kantor dinas yang esensial seperti RSUD, Dinkes maupun Catatan Sipil tetap buka melayani masyarakat tetapi dengan WFO 50%.

Baca juga: PPKM Darurat: Pukul 00.00 Polda Metro Jaya Tutup Pintu Keluar Masuk DKI Jakarta

Sementara dinas non esensial melakukan work from home (WFH) 100% selama berlangsungnya PPKM Darurat.

Menyusul kewalahannya rumah sakit dalam menangani membludaknya jumlah pasien Covid-19 yang harus dirawat di ruang isolasi, Bupati Herdiat meminta seluruh puskesmas di Ciamis menyediakan 3 atau 4 bed untuk menanangani pasien Covid-19.

Sehingga yang dirujuk ke RS yang ada di Ciamis hanya pasien dengan gejala berat atau sedang.

Dengan tersedianya 4 bed tiap puskemas, dari 37 puskemas di Ciamis bisa ditangani setidaknya 148 pasien Covid bisa tertanggani di tingkat puskesmas.

Saat ini 55 bed di ruang isolasi di RSUD Ciamis terisi penuh. Bila ada pasien Covid-19 yang tertangani di tingkat puskesmas menurut Bupati tentu akan mengurangi beban rumah sakit 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved