Breaking News:

PPKM Darurat di Garut, Ada 13 Titik Penyekatan, Sanksi Tegas Menanti Jika Melanggar

Terdapat 13 titik dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dilakukan di Kabupaten Garut.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar
ilustrasi Petugas kepolisian melakukan penyekatan di Area Bundaran Leuwi Daun Garut Kota- Terdapat 13 titik dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dilakukan di Kabupaten Garut. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Terdapat 13 titik dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dilakukan di Kabupaten Garut.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan ke tiga belas titik tersebut tersebar di beberapa wilayah pusat keramaian, perbatasan dan akses menuju tempat wisata.

"Ada 13 titik yang diluar Garut atau dari luar menuju Garut, wilayah daerah wisata termasuk beberapa lokasi sentra perekonomian," ungkapnya saat memantau penyekatan di Simpang Lima Garut, Jumat (2/6/2021).

Baca juga: Ini Aturan Rinci PPKM Darurat di Kota Sukabumi Berlaku Mulai Besok, Ada Aturan Berkendara

Menurutnya Ke-13 titik tersebut dibagi menjadi tiga ring yakni Ring Satu dengan dua titik penyekatan yang berlokasi di Kadungora dan Cilawu.

Ring Kedua dengan tiga titik penyekatan yang berlokasi di Wisata Cipanas, Wisata Darajat Pasir Wangi dan Lingkungan Pemda (Wilayah Kelurahan Sukagalih).

Baca juga: Dukung PPKM Darurat Jawa - Bali, Berikut Jadwal Jam Operasional Layanan Kas bank bjb

Ring Ketiga dengan delapan titik penyekatan yaitu Bunderan Suci, Simpang Asia, Simpang BNI, Perempatan Serabi Papandayan, Perempatan Maktal, Simpang Tiga Leuwi Daun, Bunderan Guntur dan Simpang Lima.

Jika ada masyarakat yang melanggar maka Satgas Covid-19 akan melakukan sangki tegas sesuai peraturan yang berlaku oleh Criminal Justice System (CJS).

"Pada prinsipnya kami dari satgas sudah berkordinasi denga CJS Kabupaten Garut,  kita akan laksanakan operasi yustisi secara tegas kepada para pelaku usaha masyarakat yang tidak mematuhi peraturan dari PPKM Darurat in," kata Wirdhanto.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved