Breaking News:

Seribu Lebih Karyawan PT Pou Yuen Cianjur Diliburkan 14 Hari Setelah 6 Orang Positif Covid-19

PT Pou Yuen Indonesia meliburkan karyawan yang biasanya bekerja dalam satu gedung. Jumlahnya seribu lebih karyawan.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Giri
freepik
Ilustrasi virus corona - PT Pou Yuen Indonesia meliburkan karyawan yang biasanya bekerja dalam satu gedung. Jumlahnya seribu lebih karyawan. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - PT Pou Yuen Indonesia meliburkan karyawan yang biasanya bekerja dalam satu gedung. Jumlahnya seribu lebih karyawan.

Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 setelah ada enam karyawan yang terkonfirmasi positif.

Humas PT Pou Yuen Indonesia, Heru Nugroho, mengatakan hal tersebut juga untuk memberikan rasa aman kepada para karyawan.

"Untuk melindungi karyawan dari terjadinya klaster perusahaan, kami memilih untuk mengistirahatkan sebanyak seribu lebih karyawan terhitung dari hari Selasa (29/6) selama 14 hari, hingga hari Selasa dua minggu berikutnya (8/7)," kata Heru, saat dihubungi melalui telepon seluler.

Heru mengatakan, meski diliburkan, namun karyawan akan tetap mendapat haknya.

"Mereka yang kami istirahatkan akan dibayarkan upahnya. Jadi, silakan gunakan waktu istirahatnya sebaik-baiknya, dengan tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan melakukan isolasi mandiri," katanya.

Ia mengatakan, ada 10 ribu lebih karyawan yang masih bekerja seperti biasa.

Mereka bekerja karena berada di gedung yang berbeda.

"Akan tetapi, kami dari manajemen mewajibkan semua karyawan untuk menaati protokol kesehatan. Mulai dari sebelum masuk perusahaan harus dalam keadaan sehat, pakai masker, rajin cuci tangan, dan tidak menimbulkan kerumunan," ujarnya.

Heru mengatakan, dengan adanya karyawan yang terindikasi Covid-19 di satu gedung produksi, manajemen lebih mengetatkan tentang protokol kesehatan.

"Mereka yang diistirahatkan diminta untuk isolasi mandiri di rumah dan tidak berpergian jika tidak ada keperluan yang mendesak," katanya.

Menurutnya, perusahaan saat ini terus mendorong karyawan untuk turut menyukseskan program vaksin yang dilakukan oleh pemerintah untuk membentuk komunitas kekebalan berkelompok. (fam) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved