Breaking News:

PPKM Darurat

Pedagang Wajib Tahu! Aturan PPKM Darurat Toko Kelontong dan Pasar Tradisional, Operasional Dibatasi

PPKM Darurat mengimplementasikan pengetatan aktivitas masyarakat di berbagai sektor, termasuk bagi pedagang toko kelontong dan pasar tradisional

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Giri
Tribunjabar/Putri Puspita Nilawati
ILUSTRASI - Suasana keramaian Metro Indah Mall di Pesta Point. Penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Darurat Jawa dan Bali akan dilaksanakan 3-20 Juli mendatang. 

TRIBUNJABAR.ID - Penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Darurat Jawa dan Bali akan dilaksanakan 3-20 Juli mendatang.

PPKM Darurat merupakan penanganan baru pemerintah dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

Dalam implementasinya pemerintah lebih memperketat penanganan kasus Covid-19 hingga membatasi operasional pekerjaan di berbagai sektor.

Dalam hal ini PPKM Darurat juga menerapkan pengetatan aktivitas masyarakat.

Termasuk pengetatan aktivitas bagi pedagang toko kelontong dan pasar tradisional.

Baca juga: ATURAN BARU PPKM Darurat Layanan Rumah Sakit dan Kriteria Pasien Covid-19, Berikut Penjelasan Menkes

Dalam aturan PPKM Darurat tersebut, jam operasional toko kelontong dan pasar tradisional dibatasi.

Adapun jadwal pembatasan jam operasional ditutup sampai 20.00 WIB.

Selain itu juga diatur kapasitas pengunjung hanya 50 persen.

Selain toko kelontong dan pasar tradisional, pembatasan jam operasional ini juga berlaku bagi supermarket dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, untuk apotek dan toko obat bisa buka full selama 24 jam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved