Ubah Laku

Menjaga Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19, Petani Muda di Purwakarta Suskes Bercocok Tanam

Demi menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19, sejumlah petani muda yang berada di Kampung Ciheulang, sukses bercocok tanam

dok. Kelompok Petani Muda Kampung Ciheulang
Petani Muda Ananda Dwi Septian (27) saat Melakukan Panen Sayuran Cabai di Tanah Seluas Empat Hektare. 

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Demi menjaga ketahanan pangan di tengah-tengah pandemi Covid-19, sejumlah petani muda yang berada di Kampung Ciheulang, Desa Margaluyu, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta melakukan pengelolaan untuk bercocok tanam di tanah seluas empat hektare.

Camat Kiarapedes, Diaudin mengatakan, hal yang dilakukan oleh para petani muda yang tergabung dari kelompok petani muda dilakukan dengan cara yang mandiri dengan menanam segala jenis sayuran seperti cabai merah.

Baca juga: Mabar Bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Budayakan Gemar Makan Ikan

"Alhmdulilah para petani muda yang tergabung dalam kelompok petani muda mandiri ini mampu mengelola 4 hektare tanah untuk bercocok tanam segala jenis sayuran seperti cabai merah ini, khususnya di wilayah Kecamatan Kiarapedes. Sehingga, kebutuhan pangan masyarakat lokal dapat terpenuhi," kata Diaudin saat dihubungi Tribunjabar, Rabu (30/6/2021).

Dengan cara mandiri seperti ini, menurut Diaudin dapat membantu ketahanan pangan bagi masyarakat Purwakarta khususnya di Kecamatan Kiarapedes di tengah-tengah pandemi Covid-19 yang belum tentu kapan selesainya.

Baca juga: Jakarta dan Sumedang Kolaborasi Untuk Pengamanan Pangan Ibukota

"Jadi bisa melawan disaat situasi pandemi Covid-19, ini pentingnya menjaga ketersediaan bahan pangan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Petani Muda Mandiri Desa Margaluyu, Ananda Dwi Septian (27) tidak pernah bosan untuk selalu mengajak kepada generasi muda menekuni usaha pertanian, karena selain bisa menghasil pendapatan yang menjanjikan juga bisa menjaga ketersediaan pangan dan bisa bermanfaat bagi masyarakat.

"Pertanian adalah sumber kehidupan utama yang tidak boleh di padamkan oleh berbagai keadaan, mari bertani karena petani itu keren," ucap Ananda.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved