Rabu, 8 April 2026

Persib Bandung

Kapten Persib Bandung Supardi Nasir Soal Liga 1 Ditunda: Sedih, tapi Harus Berlapang Dada

Kalau dibilang sedih, ya sedih karena kita udah persiapan. Namun, kita pikirkan orang banyak," ujar Supardi Nasir, kapten Persib Bandung.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Kapten Persib Bandung, Supardi, berduel dengan pemain PSM Makassar dalam laga pamungkas Liga 1 2019, Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (22/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pemain sekaligus kapten Persib Bandung, Supardi Nasir, memahami keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang menunda Liga 1 2021 setelah mendapat arahan pemerintah melalui BNPB dan Satgas Covid-19

Supardi mengatakan, melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia yang menjadi alasan Liga 1 harus tertunda harus disikapi dengan bijak oleh stakeholder sepak bola Tanah Air.

"Pasti ini untuk kemaslahatan orang banyak, ya kita tahu dan sadari harus berlapang dada dengan kondisi sekarang. Bagi muslim itu kalau mendapat berita yang kurang baik itu kita selalu memuji Allah," ujar Supardi saat dihubungi awak media, Rabu (30/6/2021).

Pemain yang pernah membela PSMS Medan dan Sriwijaya FC ini tidak memungkiri kerinduan untuk bisa tampil lagi di Liga 1

Apalagi, sudah satu tahun lebih kasta tertinggi sepak bola Indonesia tidak bergulir karena alasan Covid-19.

Baca juga: Persib Masih Incar Pemain Lokal Usai Rekrut Eks Persija Marc Klok, Bos Bilang Lagi Negosiasi, Siapa?

"Sebagai pemain sepak bola profesional tentunya kita berharap pertama Covid-19 ini selesai. Kedua semoga liga berjalan secepatnya setelah ditunda, tetapi itu kembali lagi ke bagaimana kondisi Covid-19 di Indonesia," ucapnya.

Dia pun mengajak kepada seluruh pecinta sepak bola Tanah Air untuk bersama-sama berdoa agar Covid-19 di Indonesia bisa segera selesai. 

Bukan hanya suporter yang rindu melihat pertandingan sepak bola Indonesia bergulir, ucap Supardi,  tetapi juga semua pemain pun sangat ingin bisa kembali berkompetisi.

"Saya pribadi mengharapkan ke semua berdoa banyak biar Covid-19 ini pergi dan selesai. Kalau Covid-19 selesai liga sendirinya akan berjalan," kata Supardi.

Selain itu, Supardi menilai, jika harus memaksakan kompetisi tetap bergulir di tengah melonjaknya kasus Covid-19, akan sangat berisiko bagi para pemain yang berlaga.

"Sekarang ini pertimbangan kemanusiaan kita nggak tahu apa yang terjadi kalau tetap dipaksakan untuk berlanjut. Setiap tes, ada pemain yang positif sulit juga. Kalau dibilang sedih, ya sedih karena kita udah persiapan. Namun, kita pikirkan orang banyak," ujar Supardi.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved