Bukan Hanya Nikmat untuk Diminum, Teh Hijau Bisa Hambat Pertumbuhan Bakteri Plak Gigi

Bakteri yang berada pada plak gigi penderita gingivitis dapat terhambat pertumbuhannya setelah berkumur dengan ekstrak teh hijau

Editor: Siti Fatimah
nova/istimewa
ilustrasi Teh Hijau- Bakteri yang berada pada plak gigi penderita gingivitis dapat terhambat pertumbuhannya setelah berkumur dengan ekstrak teh hijau 

TRIBUNJABAR,ID, BANDUNG - Plak gigi tidak saja bisa memicu bau mulut, tapi adanya plak pada gigi juga akan mempengaruhi penampilan seseorang. Tentu kita tidak mau kalau gigi banyak ditumbuhi plak.

Berbagai cara dilakukan orang untuk menghilangkan plak gigi, mulai dari menggunakan pasta gigi yang bisa menghilangkan plak gigi hingga memanfaatkan tanaman atau obat herbal.

Ada pula orang yang memanfaatkan soda kue untuk menghilangkan plak gigi.

Namun, perlu diketahui ada cara lain untuk menghilangkan bakteri plak gigi yakni dengan memanfaatkan daun teh.

Dikutip dari laman resmi UGM, Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi, berbagai ekstrak tanaman telah dieksplorasi penggunaannya.

Beberapa tanaman diketahui dapat dimanfaatkan sebagai bahan pencegahan, sekaligus terapi penyakit gigi dan mulut.

Salah satu misalnya ekstrak daun teh segar yang terbukti memiliki daya anti bakteri S. alpha.

Bakteri yang berada pada plak gigi penderita gingivitis dapat terhambat pertumbuhannya setelah berkumur dengan ekstrak teh hijau.

“Kandungan alkylamines dalam teh hijau ini diduga akan meningkatkan memori sel T?? yang dapat merespon antigen bakteri penyebab gingivitis,” terang Prof. Dr. drg. Regina T.C. Tandelilin, M.Sc. saat dikukuhkan pada jabatan Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi UGM, Senin (10/8), di Balai Senat UGM.

Diungkapkan oleh istri Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, M.B.A., C.W.M., dan ibu dr. Andreas Avellini K. Tandelilin dan Stanislaus Mahesworo C. Tandelilin ini, larutan ekstrak bunga cengkeh juga bermanfaat sama dengan larutan 0,1% hexetidine yang merupakan kandungan utama obat kumur paten di pasar.

Ekstrak bunga cengkeh terbukti mampu menghambat pertumbuhan S. alpha pada plak gigi penderita gingivitis dan menurunkan jumlah leukosit cairan celah gingiva.

Dalam pidato yang berjudul “Perawatan Kesehatan Gigi dan Mulut: Pendekatan Biologi Mulut Kekinian dan Indigenous Wisdom”, disebutkan oleh Regina bahwa pada penderita gingivitis kategori sedang, pertumbuhan bakteri S. alpha dapat ditekan dengan berkumur bahan yang mengandung minyak kelapa murni.

Minyak atsiri lengkuas in vitro mempunyai indikasi efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. alpha dan Staphylosissus aureus yang resisten terhadap multi antibiotik.

Peradangan sebagai bentuk respon terhadap adanya suatu infeksi terbukti dapat ditekan oleh bahan dari tumbuhan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved