Breaking News:

Electrifying Lifestyle, Gaya Hidup yang Peduli Terhadap Lingkungan

Akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah electrifiying lifestyle baik di media sosial. Sebenarnya, apa sih electrifying lifestyle?

dok. PLN
Pengguna mobil listrik sedang me charge mobilnya di SPKLU milik PLN Jl. Jl. Soekarno-Hatta No.436 Bandung 

TRIBUNJABAR.ID,- Akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah electrifiying lifestyle baik di media sosial ataupun media mainstream lainnya. Sebenarnya, apa sih electrifying lifestyle?

Menurut Iwan Ridwan, Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Electrifying Lifestyle merupakan sebuah program/ gerakan yang mengajak masyarakat untuk mengaplikasikan gaya hidup baru dengan menggunakan peralatan serba elektrik yang bebas emisi dan ramah lingkungan seperti motor listrik, kompor listrik, air fryer, water heater, skuter, dan mobil listrik. Program ini digiatkan ke masyarakat guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan energi ramah lingkungan, yang tujuan akhirnya bisa bersama-sama menyelamatkan bumi.

"Kami ingin mengajak masyarakat ke gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dengan menggunakan dan memanfaatkan energy listrik dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Iwan.

Iwan menambahkan, di era modern yang serba cepat, peralatan yang efisien, aman dan nyaman sangat kita perlukan untuk menunjang aktiviitas sehari hari. Oleh karena itu, penggunaan alat-alat elektronik yang berbasis energy ramah lingkungan akan menjadi hal yang sangat bermanfaat dan penting kedepannya.

Perkembangan penggunaan alat elektronik tampak dari perubahan gaya hidup kita sehari-hari. Dahulu televisi ukuran 14 inch, kulkas mini dan kipas angin mungkin sudah cukup untuk keseharian kita. Namun, dengan adanya banyak kegiatan maka keinginan untuk bekerja secara mudah, efisien dan cepat serta hidup nyaman dengan menggunakan peralatan elektronik semakin bertambah. Kita mulai membeli televisi yang lebih besar, mesin cuci, penyedot debu, dan memasang AC.

Lebih lanjut, kini aktivitas masyarakat di dapur pun dipermudah dengan berbagai peralatan memasak berbahan energi listrik. Apabila sebelumnya mereka harus merebus air dahulu di kompor gas/minyak sebelum minum atau mandi, maka dengan dispenser dan water heater mereka bisa langsung minum/ mandi dengan air panas.

Dalam hal memasak, oven /microwave sangat membantu apabila diburu buru waktu. Kita cukup memasukkan masakan instan/ makanan yang akan dihangatkan, tunggu sebentar lalu makanan siap disantap. Selain itu kini dengan adanya kompor listrik memasak akan menjadi lebih aman dan nyaman. Berikut manfaat penggunaan kompor listrik :

  1. Praktis
    Desain kompor listrik yang simple dan elegan membuatnya mudah dibawa kemana mana. Apabila ingin menggunakan-nya, pelanggan cukup menyolokkan sambungan kompor ke listrik PLN.
  2. Suhu mudah diatur dan konsisten
    Kompor induksi menginduksi peralatan yang digunakan, bukan kompornya, sehingga pemanasannya lebih cepat. Selain itu suhu dapat diatur sesuai kebutuhan dan stabil dalam waktu yang lama
  3. Ramah lingkungan
    Kompor induksi tidak membuang emisi sepirti CO2 sehingga lebih ramah lingkungan
  4. Elegan & mudah dibersihkan
    Tampilan kompor yang ramping dan berbentuk datar dengan lapisan kaca akan mempermudah pengguna membersihkannya.
  5. Aman
    Kompor induksi tidak memancarkan panas dan tidak memiliki nyala api selain itu ada timer sehingga lebih aman (resiko kebakaran kecil)

Selain kompor listrik, peralatan masak elektronik yang sedang populer saat ini adalah Air Fryer. Air fryer adalah alat untuk menggoreng makanan tanpa minyak dengan cara mengedarkan udara panas di sekitar makanan. Oleh karena itu, di saat orang sudah mulai peduli dengan kesehatan tubuhnya, air fryer menjadi solusi bagi para pecinta makanan gorengan.

Untuk perbandingan, resep gorengan (deep fried) umumnya membutuhkan 3 cangkir (750 mililiter) minyak goreng, sedangkan untuk air fryer, kebutuhan minyaknya 1 sendok makan (15 mililiter). Itu berarti, gorengan biasa membutuhkan minyak 50 kali lebih banyak ketimbang gorengan yang dimasak dengan air fryer. Sehigga dapat memangkas kalori sampai 80% ketimbang menggoreng biasanya. Berikut beberapa manfaat air fryer:

1. Masakan lebih sehat karena rendah kalori dan rendah lemak dibanding menggoreng dengan cara konvensional.
2. Lebih efisien dan praktis
3. Bebas asap dan bau masakan
4. Lebih aman dibandingkan deep fry
5. Multifungsi

Selanjutnya, di bidang transportasi, listrik kini bisa digunakan sebagai sumber energi untuk alat transportasi seperti scooter listrik, sepeda listrik, motor listrik, dan mobil listrik. Alat transportasi ini lebih praktis karena bisa di charge di rumah dan perawatannya pun lebih mudah, tidak perlu ganti oli cukup rawat baterainya. Berikut berbagai alasan kenapa kita harus beralik pakai mobil listrik:

  1. Lebih hemat.
    Biaya operasional mobil listrik 5 kali lebih murah dibanding mobil berbahan bakar minyak. Dengan biaya energi yang sama, mobil listrik dapat menempuh jarak 50 km, sedangkan mobil BBM hanya cukup untuk jarak tempuh 10 km
  2. Lebih ramah lingkungan
    Mobil listrik mengurangi emisi karbon 3 kali lipat. Dengan jarak 10 km, mobil BBM menghasilkan 2,417 kg CO2, sedangkan mobil listrik hanya 0,817 kg CO2.
  3. Membantu mengurangi impor minyak bumi
    Penggunaan kendaraan litrik dapat menjadi upaya optimalisasi energy domestic sekaligus mengurangi impor energy. Setiap 50 ribu kendaraan listrik akan menghemat BBM +/_ Rp. 1 Triliun per tahun.

“Bahan bakar yang bersumber pada fosil semakin tipis. Nah, salah satu upaya untuk mengatasinya adalah menghemat penggunaannya dan mengendarai mobil listrik. Mobil ini 4-5 kali lebih hemat dibanding mobil konvensional,” ungkap Iwan.
Iwan juga menjelaskan, bahwa saat ini PLN memberikan diskon untuk penggunaan home charging sebesar 30% untuk pengisian ulang pada pukul 22.00 – 05.00 pagi.

Sedangkan untuk masyarakat yang ingin tambah daya listrik karena akan membeli barang lektronik, PLN masih menawarkan program “Super Electrilife”. Program ini berupa pemberian harga spesial Biaya Penyambungan Tambah Daya bagi konsumen yang membeli peralatan elektronik tertentu dengan pembelian senilai minimal Rp 200 ribu di marketplace atau distribution channel yang bekerja sama dengan PLN dan mendaftar tambah daya melalui PLN Mobile.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved