Breaking News:

Apa Arti PPKM Darurat? Penanganan Baru Menekan Covid-19 Diperketat di Zona Merah hingga Nasional?

Menyikapi melonjaknya kasus Covid-19 di tengah menyebarnya varian baru Delta Pemerintah merencanakan menerapkan PPKM Darurat. Berikut penjelasannya

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Widia Lestari
Istimewa/Humas Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendampingi kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Summarecon Mall Bekasi, Kota Bekasi, Selasa (26/5/2020). 

Revisi PPKM Mikro

Sebelumnya, seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 pemerintah merevisi PPKM Mikro.

Sebagaimana hal itu tertuang dalam  Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2021.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito, mengatakan revisi PPKM Mikro tersebut merupakan hasil rapat terbatas (Ratas) dengan Presiden Jokowi pada, Senin (28/6/2021)

Pada pelaksanaan PPKM Mikro baru, berlaku work from home ( WFH) di zona merah dan oranye sebesar 75%.

Sementara beberapa sektor penting tetap work from office (WFO) 25%. 

Dalam sektor ekonomi, seperti Mall dan kegiatan operasionalnya akan dibatasi sampai pukul 17.00 WIB.

Untuk operasional restoran hanya diizinkan untuk take away dan dibatasi sampai pukul 20.00 WIB.

Presiden Jokowi di Summarecon Mall Bekasi, (26/5/2020).
Presiden Jokowi di Summarecon Mall Bekasi, (26/5/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Baca juga: Singapura akan Anggap Covid-19 Seperti Flu Biasa, Ketua Satgas Covid-19 IDI: Indonesia Jangan Latah

Saran katan Dokter Indonesia (IDI)

Menyikapi lonjakan kasus Covid-19 ditambah adanya temuan varian baru Covid-19, Indonesia berencana akan memberlakukan pembatatan yang lebih ketat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved