Makan Ikan Buntal Kuah Asam, 4 Warga Hoder Tewas 9 Lainnya Masuk Rumah Sakit

Ikan buntal dianggap sebagai salah satu ikan paling mematikan di dunia. Ikan buntal mengandung racun tetrodotoksin.

Editor: Ravianto
creative commons/bobo
Ikan buntal atau pufferfish 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

TRIBUNJABAR.ID, MAUMERE - Empat orang meninggal dan 9 dirawat di rumah sakit setelah mengkonsumsi ikan buntal atau pufferfish atau ikan fugu di Jepang.

Ikan buntal dianggap sebagai salah satu ikan paling mematikan di dunia.

Ikan buntal mengandung racun tetrodotoksin.

Racun ini dapat menyerang sistem saraf dan sangat mematikan.

Racun tetrodotoksin bahkan lebih mematikan dibandingkan sianida.

Peristiwa 4 orang tewas setelah mengkonsumsi ikan buntal ini terjadi di Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mereka diduga keracunan ikan buntal yang dimakan, Minggu 27 Juni 2021 siang.

Usai makan ikan buntal 13 warga ini mengaku pusing dan mual sehingga dilarikan ke RSU Maumere.

13 warga ini lalu menjalani perawatan.

Korban keracunan ikan buntal di Desa Hoder, Sikka saat di RSU Maumere, Minggu 27 Juni 2021.
Korban keracunan ikan buntal di Desa Hoder, Sikka saat di RSU Maumere, Minggu 27 Juni 2021. (Pos Kupang/Aris Ninu)

Namun, 4 orang meninggal dunia usai berada di RSU Maumere dan 9 lainnya sedang dirawat dan satu orang telah dipulangkan karena telah sembuh.

"13 warga saya siang tadi makan ikan buntal lalu keracunan dan 4 orang sudah meninggal dunia. 9 sedang dirawat dan satu sudah sembuh tinggal 8 orang yang masih di RSU Maumere," kata Kades Hoder, Martina kepada wartawan di RSU Maumere, Minggu (27/6/2021) malam.

Ia menjelaskan, 13 warga yang makan lalu 4 orang tewas tinggal bertetangga.

Ikan itu dibuat menjadi kuah asam dari diberi seorang warga lalu dimakan secara beramai-ramai.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved