Persib Bandung
Ferdinand Takut Tak Dapat Menit Main di Persib, Tepatkah Keputusan Berlabuh ke Persis Solo?
Ferdinand Sinaga rela turun kasta karena takut tak dapat menit main di Persib Bandung.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ferdinand Sinaga rela turun kasta karena takut tak dapat menit main di Persib Bandung. Dia memutuskan hengkang ke klub milik anak Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, Persis Solo.
Secara level, Persis tentu di bawah Persib. Persis bertarung di Liga 2, sedangkan Persib di Liga 1.
Namun, Ferdinand yang pernah mengantarkan Maung Bandung juara LSI 2014, lebih memilih Persis yang berkandang di Stadion Manahan meski dia belum lama berkostum Persib lagi.
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengungkap alasan sang pemain yang pernah bersamanya di PSM Makassar itu..
Robert mengatakan, Ferdinand sebenarnya sudah mengajukan mudur sejak beberapa pekan lalu.
"Dia mengajukan permintaan untuk bermain di luar Persib. Dia khawatir tidak mendapat cukup menit bermain karena tim punya banyak striker bagus," ujar Robert dalam keterangan resminya di laman Persib, Jumat (25/6/2021).
Robert menambahkan, permintaan Ferdinand untuk keluar dari Persib ini sudah barang tentu tak serta merta langsung diterima.
Baca juga: Ferdinand Sinaga Hengkang, Marc Klok Datang? Pelatih Persib Bandung Beri Penjelasan
Apalagi Ferdinand merupakan pemain yang datang ke Persib atas rekomendasinya.
Namun, setelah berdiskusi dengan para asistennya, izin untuk keluar dari Persib akhirnya diberikan oleh Robert.
"Kami sepakat, demi masa depan Ferdinand. Karena, mempertimbangkan permintaannya juga, maka kami mendukungnya," katanya.
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Jahjono, menyebutkan kepergian Ferdinand ke Persis dengan status transfer.
Sebab Ferdinand masih memiliki kontrak selama dua tahun sejak kedatangannya Maret 2021.
"Soal harga yang harus dibayar Persis ke Persib saya enggak berbicara mengenai hal itu lah. Confidential," ujar Teddy kepada Tribun Jabar melalui sambungan telepon.
Teddy mengungkapkan, pembicaraan antara Ferdinand, tim pelatih, dan manajemen untuk keluar dari Persib sudah dilakukan sejak lama.
Termasuk pembicaraan dengan Persis untuk proses transfer Ferdinand.
"Sudah dibicarakan dari beberapa waktu lalu. Sudah agak lama (proses transfer) bisa sebulanan. Sudah agak lama kok," katanya.
Dengan perginya Ferdinand, maka terjawab sudah alasan Persib melakukan seleksi kepada mantan striker Tira Persikabo, Sansan Fauzi.
Hal ini juga dikonfirmasi langsung oleh Tedddy, yang mengungkapkan Sansan merupakan calon striker pengganti Ferdinand.
Namun dikarenakan tidak sesuai dengan kebutuhan dan kriteria tim pelatih, maka Sansan akhirnya tidak jadi direkrut.
Perginya Ferdinand, membuat Persib memiliki satu slot pemain di lini depan.
Baca juga: Mengapa Ferdinand Sinaga Tinggalkan Persib Bandung Lagi? Kejadian Tahun 2014 Terulang?
Kendati sudah memiliki bomber berkualitas seperti Geoffrey Castillion, Wander Luiz, dan Ezra Walian, Frets Butuan, Persib tampaknya masih membutuhkan satu striker lagi untuk melengkapi skuat.
Teddy pun membuka kemungkinan Persib akan menambah pemain baru lagi untuk menghadapi Liga 1.
Termasuk melepas beberapa pemain yang kini sudah dimiliki Persib.
"Intinya sampai dengan pendaftaran terakhir sudah pasti terbuka untuk perubahan. Masih ada peluang pemain untuk keluar-masuk. Masih ada banget. Masih bergerak terus. Karena, kan, pasti nunggu pendaftaran tutup baru tidak bisa bergerak lagi," katanya.
Kepergian Ferdinand dari Persib bukan pertama kali.
Ketika Persib ingin memperpanjang kontraknya pada musim 2015, Ferdinand juga memilih untuk pergi ke Sriwijaya FC.
Padahal ketika itu, Ferdinand merupakan pemain yang sangat diandalkan oleh Persib untuk menggedor pertahanan lawan.
Selain dia juga merupakan pemain yang sangat dicintai oleh bobotoh.
Setelah berkelana ke beberapa klub, barulah pada musim 2021, Ferdinand kembali ke Persib.
Euforia pun sempat terasa lantaran sosok Ferdinand yang begitu dirindukan dan dicintai oleh bobotoh.
Hanya saja, romantisme itu tidak bertahan lama. Ferdinand hanya bertahan sebentar saja di Bandung.
Selama come back nya ke Persib, Ferdinand tercatat bermain sebanyak 7 kali di ajang Piala Menpora.
Selama tujuh pertandingan di Piala Menpora, Ferdinand mampu menciptakan dua gol, pada saat menghadapi Persiraja Banda Aceh dan Persija Jakarta.
Tepatkah keputusan Ferdinand?
Jika alasannya takut tak mendapat tempat di Persib, bukan pekerjaan mudah pula bagi Ferdinand untuk memperoleh posisi inti di Persis.
Sebelum kedatangannya, Persis Solo yang dinakhodai Eko Purjianto sudah menumpuk pemain berposisi penyerang.
Di sana ada Alberto Goncalves, pemain gaek yang masih bisa diandalkan. Ada juga Marinus Wanewar, penyerang yang juga pernah berseragam timnas.
Selain dengan keduanya, Ferdinand pun harus beradu kemampuan dengan Agi Pratama, Assanur Rijal Torres, Irfan Jauhari, Azka Fauzi, Rivaldi Bauwo, dan Miftahul Hamdi. (*)