Minggu, 12 April 2026

Nina Susana Dewi Tak Lagi Dirut RSHS, Dapat Tugas Baru dari Ridwan Kamil, Lebih Berat

Nina Susana Dewi tak lagi menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat dr Hasan Sadikin (RSUPHS) Bandung.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
tribunjabar/siti fatimah
Nina Susana Dewi tak lagi menjadi Dirut RSHS. Dia ditunjuk Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, menjadi Kepala Dinas Kesehatan Jabar. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Nina Susana Dewi tak lagi menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menjadikannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

Pelantikan berlangsung Jumat (25/6/2021).

Dalam pelantikan yang berlangsung virtual tersebut, Ridwan Kamil meminta Nina segera bekerja untuk merumuskan pengendalian pandemi Covid-19 Jabar.

Dengan demikian, Dewi Sartika yang tadinya menjadi Plt Kepala Dinas Kesehatan Jabar, kembali ke jabatannya sebagai Asda Bidang Pemerintahan Setda Pemprov Jabar.

"Khusus kepada Dr Nina yang baru kami lantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan, saya titipkan langsung bekerja merumuskan pengendalian kedaruratan pandemi di Jabar yang sedang naik," kata Ridwan Kamil dalam pelantikan dari Gedung Pakuan, Kota Bandung.

Tugas kedua, kata Ridwan Kamil, Nina diminta menyukseskan proses vaksinasi Covid-19 massal dengan memaksimalkan fungsi rumah sakit, puskesmas, klinik, serta sarana lainnya.

"Persiapkan sebuah visi cetak biru menyiapkan Jabar kuat menghadapi pandemi dan disrupsi di masa depan. Selamat bekerja," katanya.

Ridwan Kamil mengatakan pengalaman Nina dalam dunia medis dapat membawa perubahan dalam tata kelola sektor kesehatan, khususnya rumah sakit dan berbagai fasilitas lainnya yang sedang berjuang selama pandemi.

Selain Nina, ada 215 pegawai lain yang juga dilantik.

Ridwan Kamil pun menitipkan tiga hal kepada para ASN, yakni menjaga integritas, melayani sepenuh hati, dan profesional.

"Ini pertama kali saya melantik semuanya dalam keadaan 100 persen virtual tanpa mengurangi esensi. Saya titip tiga hal, jaga integritas sebagai benteng moral kita bertugas mengabdi, kedua melayani sepenuh hati, ketiga profesional sebagai institusi yang terus maju," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved