Breaking News:

Abu Janda Singgung Karma, Habib Rizieq Dihukum 4 Tahun Penjara Bisa Minta Pengampunan ke Presiden

Habib Rizieq Shihab bisa mengajukan permohonan pengampunan ke Presiden Republik Indonesia.

Editor: Mega Nugraha
tribunnews
Ustaz Maaher Meninggal di Tahanan, Bagaimana dengan Habib Rizieq Shihab ? Begini Kondisinya 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menyampaikan soal upaya hukum yang bisa diajukan Habib Rizieq Shihab setelah dinyatakan bersalah dalam kasus swab tes di RS UMMI dan harus jalani hukuman 4 tahun penjara.

"Pertama, hak menerima atau menolak putusan saat ini juga, yaitu mengajukan banding. Kedua adalah hak untuk pikir-pikir selama tujuh hari untuk menentukan sikap apakah banding atau tidak," kata Ketua Majelis Hakim yang menangani perkara Habib Rizieq, Khadwanto dalam sidang, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Lima Warga Sipil di Yakuhimo Papua Tewas Ditembak Diduga Oleh KKB, Jenazahnya Belum Dievakuasi

Hakim Khadwanto juga menyampaikan dalam putusannya bahwa Habib Rizieq Shihab bisa mengajukan permohonan pengampunan ke Presiden Republik Indonesia Joko Widodo

"Ketiga adalah hak untuk mengajukan permohonan pengampunan kepada Presiden dalam hal Saudara menerima putusan, yaitu grasi," katanya.

Soal permohonan pengampunan yang bisa diajukan ke presiden itu sebagai respon Hakim Khadwanto saat mendengar pernyataan dari Habib Rizieq bahwa dia menolak putusan bersalah dan pidana penjara 4 tahun dengan cara banding.

Grasi

Apa yang disampaikan hakim Khadwanto soal pengampunan presiden berkaitan dengan grasi yang diatur di Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2002 tentang Grasi yang diubah oleh Undang–Undang Nomor 5 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2002 tentang Grasi.

Pasal 1 angka 1 Undang-undang Grasi menyebutkan bahwa Grasi adalah pengampunan berupa perubahan, peringanan, pengurangan, atau penghapusan pelaksanaan pidana kepada terpidana yang diberikan oleh Presiden.

Pasal 2 ayat 1 nya mengatur bahwa terhadap putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, terpidana dapat mengajukan permohonan grasi kepada Presiden.

Seperti diberitakan sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menyebut Habib Rizieq bersalah terbukti secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan penyiaran berita bohong dan timbulkan keonaran.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved