Breaking News:

Ruang Kolaborasi Gandeng Klinik Prima Husada Berikan Vaksinasi Bagi 200 Warga Kota Bandung

200 warga Kota Bandung mendapatkan vaksinasi yang diinisiasi oleh ruang kolaborasi dengan Klinik Prima Husada di GOR Futsal Dash Kota Bandung

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Muhamad Nandri Prilatama
Kegiatan vaksinasi yang dilakukan ruang kolaborasi dengan Klinik Prima Husada 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 200 warga Kota Bandung mendapatkan vaksinasi yang diinisiasi oleh Ruang Kolaborasi dengan Klinik Prima Husada di GOR Futsal Dash, Sindanglaya, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Kamis (24/6/2021).

Inisiator Ruang Kolaborasi, Rendiana Awangga mengungkapkan, sasaran vaksinasi ialah mulai usia 18 tahun ke atas dan khusus warga yang berdomisili Kota Bandung. Pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan Ruang Kolaborasi dan Klinik Prima Husada, katanya, memang baru dilaksanakan satu titik. Namun, Rendiana menyebut ke depan bakal dilakukan di enam titik.

"Hari ini hari pertama sekaligus kami evaluasi bagaimana efektivitas alur dan pelaksanaannya. Rencananya dalam beberapa waktu ke depan sekitar dua atau tiga hari lagi kami akan adakan vaksinasi di enam titik dengan masing-masing per titiknya ada 200 orang. Jadi, akan ada 1.200 orang per hari," ujarnya.

Rendiana pun menambahkan, Ruang Kolaborasi ini hadir atas kumpulan orang-orang yang miliki pandangan sama dalam memikirkan permasalahan di Kota Bandung, yakni Covid-19.

Sebab, Rendiana menegaskan bahwa permasalahan pandemi tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah melainkan tanggungjawab bersama semua unsur.

"Jumlah sumber daya di pemerintah kan terbatas. Tentu pemerintah perlu bantuan dari seluruh unsur," katanya.

Baca juga: Anak Pertamanya Positif Covid-19, Hengky Kurniawan Bingung : Tidak Pernah Ada Aktivitas di Luar

Ketika disinggung alur pendaftarannya, kata Rendiana, awal mula mereka mesti mendaftar melalui link yang telah dibagikan. Kemudian, peserta akan dibagi per wilayah terdekat pelaksanaan vaksinasi. Selanjutnya, peserta akan mendapatkan pesan whatsapp dan sms terkait lokasi dan waktu pelaksanaannya.

"Kami batasi per jamnya hanya 20 sampai 30 orang agar tak terjadi kerumunan. Kami berharap pandemi berakhir dan vaksinasi bisa didukung oleh seluruh pihak dan jangan sampai ada yang menolak vaksin demi memutus mata rantai covid," katanya.(*)

Baca juga: Kabupaten Bandung dan Bandung Barat Tidak Lagi Zona Merah, Kasus Covid-19 di Jabar Capai 353.629

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved