Breaking News:

RSUD Cikalongwetan KBB Dijadikan Rumah Sakit Khusus Covid-19, Pasien Umum Terpaksa Dialihkan

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cikalongwetan dijadikan rumah sakit khusus untuk penanganan pasien positif Covid-19

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/ Muhamad Nandri Prilatama
RSUD Cikalongwetan- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cikalongwetan dijadikan rumah sakit khusus untuk penanganan pasien positif Covid-19. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cikalongwetan dijadikan rumah sakit khusus untuk penanganan pasien positif Covid-19, menyusul terjadinya peningkatan kasus yang sangat signifikan.

Kepala Dinas Kesehatan KBB Eisenhower Sitanggang, mengatakan, dengan dijadikannya RSUD Cikalongwetan menjadi rumah sakit khusus Covid-19 ini, maka rumah sakit tersebut tidak lagi melayani pasien umum.

"Kita sudah rapat dengan pimpinan pak Plt Bupati Bandung Barat, bahwa RSUD Cikalongwetan dijadikan rumah sakit khusus Covid-19 dengan kapasitas 100 bed," ujarnya saat ditemui di Padalarang, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Mengharukan, Viral Video Nakes Imami Pasien Covid-19 di Ruang ICU, Plastik Jadi Pengganti Sajadah

Sementara untuk pasien umum, kata dia, nantinya akan dialihkan ke rumah sakit lainnya seperti RSUD Cililin dan RSUD Lembang, sehingga pasien Covid-19 dari rumah sakit lainnya bakal mulai segera diredistribusi ke RSUD Cikalongwetan

Ia mengatakan, pasien Covid-19 yang akan segera dialihkan ke RSUD Cikalongwetan, yakni pasien yang saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Cililin. 

"Misalnya RSUD Cililin ada 18 pasien di UGD. Mereka akan diredistribusi ke RSUD Cikalongwetan. Kemudian RSUD Lembang dan Cililin bisa melayani 60 persen pasien Covid-19 dan 40 persen pasien umum," kata Eisen.

Baca juga: Murid SDN Girimukti 1 Majalengka yang Terpapar Covid-19 Bertambah Setelah Tracing Kepada 80 Murid

Sementara untuk menunjang penanganan pasien Covid-19 dengan gejala ringan, pihaknya sudah menyiapkan enam Puskesmas Dengan Tempat Perawatan (DTP) sebagai tempat isolasi tambahan mengantisipasi lonjakan kasus. 

Enam puskesmas DTP tersebut yakni Puskesmas Rajamandala di Cipatat, Puskesmas Cililin, Puskesmas Jayagiri di Lembang, Puskesmas Saguling, Puskesmas Cikalongwetan, dan Puskesmas Gununghalu.

"Lalu enam Puskesmas DTP itu sudah diarahkan untuk pasien Covid-19 kriteria hijau dan kuning atau ringan. Untuk yang sedang langsung ke rumah sakit," ucapnya.

Baca juga: Mulai Besok, Vaksinasi Covid-19 Massal Akan Digelar di Kota Cirebon

Eisen mengatakan, upaya tersebut dilakukan karena Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di KBB berada di kisaran 90-95 persen, bahkan beberapa hari sebelumnya BOR KBB sempat menyentuh 100 persen. 

"Karena kan catatan kita rata-rata ada tambahan 100 kasus perhari. Saat ini ada kabar baik dari segi zonasi, KBB masuk ke zona orange sejak kemarin. Tapi dinamikanya fluktuatif, mudah-mudahan bisa dipertahankan," ujar Eisen.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved