Breaking News:

Perwira Menengah Polri yang Jalani Sespimmen Dibekali Ilmu Komunikasi

Para calon pimpinan Polri yang menjalani pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri diajari ilmu komunikasi

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Mega Nugraha
Dokumentasi Kompol Bagus Suryo Wibowo
Perwira menengah Polri jalani Sespimmen secara daring 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Para calon pimpinan Polri yang menjalani pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-61 Tahun Angkatan (T.A) 2021, diajari soal komunikasi.

Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad, Dr Dadang Rahmat Hidayat, membekali para calon pimpinan Polri ini dengan sejumlah materi ilmu komunikasi. Sespimmen Polri berada di Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Dalam pemberian materi untuk mereka yang digelar secara daring belum lama ini, Dekan Fikom Unpad meminta para anggota Polri berpangkat perwira menengah ini menyadari pentingnya komunikasi dalam membangun citra dan reputasi Polri.

Baca juga: Anggota DPR Ini Minta TNI-Polri Gencar Blusukan, Masih Ada yang Tak Yakin Virus Korona Masuk Desa

"Komunikasi kepolisian adalah kegiatan komunikasi di ruang publik yang sangat bersentuhan dengan realitas sosial dan aktivitas publik sehari-hari," ujar Dadang.

Saat ini, Polri di bawah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengusung visi Polri Presisi di berbagai hal yang menjadi tugas Polri.

Polri menurut undang-undang, jadi garda terdepan pelaksana pemenuhan hak warga atas rasa aman. Tindak-tanduk anggota Polri, bersentuhan dengan masyarakat.

"Apapun prilaku anggota kepolisian akan terhubung dengan citra dan reputasi lembaga, dalam kaitan menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal," katanya.

Komunikasi kepolisian, saat ini sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Apalagi dengan makin berkembangnya era komunikasi digital yang menghadirkan dinamika sosial yang main kompleks.

Baca juga: Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum Akan Usulkan Lockdown ke Ridwan Kamil karena Kasus Covid-19 Terus Naik

Dadang mengapresiasi upaya Polri untuk meningkatkan peran dan fungsi komunikasi kepolisian yang telah menempatkan Divisi Humas sebagai salah satu divisi strategis dalam jajaran struktur Polri di berbagai tingkatan.

"Harus ada lembaga pendidikan khusus mengenai komunikasi kepolisian ini," katanya.

Pembelajaran dan pelatihan komunikasi kepolisian meliputi konsep dasar komunikasi kepolisian, perencanaan komunikasi, public speaking, relasi media dan komunikasi persuasif yang dilanjutkan dengan simulasi untuk beberapa materi.

Salah satu peserta didik (Serdik) Sespimmen Polri Dikreg ke-61 T.A 2021, Kompol Bagus Suryo Wibowo, S.I.K mengapresiasi materi yang disampaikan.

"Sangat penting sekali ilmu public speaking ini, karena media adalah bagian dari sumber informasi. Siapa yang menguasai informasi maka dunia dalam genggaman. Maka kemas media informasi dengan baik dan maksimalkan publik speaking," kata Bagus

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved