Breaking News:

Pedagang Pasar Leles Garut yang Terbakar Diusahakan Dapat Keringanan Bayar Kredit Pinjaman dari Bank

Pemkab Garut melayangkan surat permohonan kepada pihak perbankan untuk meringankan kredit pinjaman modal usaha setelah Pasar Leles terbakar.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Giri
Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar Pasar Leles, Garut. 

Laporan Kontributor TribunJabar Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pemkab Garut melayangkan surat permohonan kepada pihak perbankan untuk meringankan kredit pinjaman modal usaha setelah Pasar Leles terbakar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Garut, Nia Gania, mengatakan keringanan tersebut akan berlaku selama beberapa bulan mendatang.

"Kita inventarisasi pedagang-pedagang yang kreditnya ke Bank BRI atau BJB, kita akan minta satu atau dua bulan jangan dulu ditagih, ada kebijakan agar mereka jangan bayar dulu, kan itu lumayan bisa membantu," ungkap Nia Gania saat dihubungi, Rabu (23/6/2021)

Nia menjelaskan, pihaknya sedang melakukan pendataan siapa saja warga Pasar Leles yang mempunyai pinjaman modal ke perbankan.

"Suratnya sudah dibuatkan untuk perbankan (wilayah) Garut saja," ucapnya.

Selain itu Pemda Garut akan membantu meringankan beban pedagang Pasar Leles dengan memberikan bantuan modal.

Nilai bantuan modalnya, menurut Gania, berkisar di angka Rp 1 juta hingga Rp 2 juta per pedagang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Garut, Nia Gania.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Garut, Nia Gania. (Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari)

Namun, pemberian modal tersebut tidak akan diberikan dalam waktu dekat karena harus menjalankan mekanisme yang ada.

Baca juga: Ratusan Pedagang di Pasar Leles Garut Gulung Tikar, Setelah Dipindah Sementara ke Alun-alun

"Sekarang yang dipercepat itu bagaimana mempercepat proses dagang dan bagaimana di masa tanggap darurat bisa memperoleh jaminan hidup," ucap Nia.

Saat ini puing-puing dan sisa-sisa kebakaran di Pasar Leles sedang dalam proses pembersihan oleh dinas PUPR.

Dalam waktu dekat Pemda Garut akan membangun kembali pasar darurat untuk para pedagang berjualan kembali sambil menunggu revitalisasi pasar utama selesai bulan Desember2021. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved