Breaking News:

Saat Ruangan Isolasi di RS Penuh, Gubernur Jabar Sebut Harus Ada Tempat Isolasi di Tingkat Desa

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan tempat isolasi di tingkat desa bisa menekan keterisian isolasi di rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Ferri Amiril Mukminin

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan tempat isolasi di tingkat desa bisa menekan keterisian isolasi di rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR).

Ia menargetkan dengan adanya tempat isolasi di tingkat desa bisa menekan angka keterisian rumah sakit dengan target turun 20 persen.

Ia mengatakan saat ini ada sekitar 3.000 desa dari total 5.300 desa yang sudah memiliki tempat isolasi.

"Tadi kami cek kesiapan isolasi tingkat desa di Cianjur. Sudah bagus dan sudah tersedia," ujar Ridwan Kamil di RSUD Sayang Cianjur, Selasa (22/6/2021).

Baca juga: UPDATE COVID-19, Jawa Barat Penyumbang Tertinggi Nasional Kasus Positif Selasa 22 Juni, Lalu Jakarta

Menurutnya pemanfaatan tempat isolasi di tingkat desa dapat mengurangi  keterisian isolasi di rumah sakit.

Pasalnya banyak dari pasien yang dirawat seharusnya cukup diisolasi secara mandiri.

"Jadi yang tidak harus dirawat, diisolasi di tempat isolasi desa. Nanti peran dari pemerintah desa dan puskesmas mengarahkan, sehingga yang dirawat itu hanya yang memang harus atau bergejala cukup parah," kata Gubernur Jabar.

Menurutnya, target tingkat keterisian rumah sakit bisa di bawah 60 persen, sesuai dengan anjuran dari WHO.

Selain memaksimalkan tempat isolasi di tingkat desa, rumah sakit juga diminta menambah ruangan isolasi agar tingkat keterisian tetap rendah.

"Oleh karena itu urutan-urutan sudah saya perintahkan tadi, tadi memastikan seluruh daerah memiliki 30 persen jatah untuk tempat tidur covid dari 100 persen untuk pasien umum. Jika 30 persen sudah penuh tolong dinaikkan ke 40 persen dan kalau 40 persen sudah penuh tolong dinaikkan ke 60 persen," katanya.

Bupati Cianjur Herman Suherman, mengatakan semua desa di Cianjur sudah menyiapkan tempat isolasi. Namun beberapa desa menyiapkan isolasi secara bersamaan.

Baca juga: Rumah Seorang Lansia di Pangandaran Tertimpa Pohon Kelapa, Sekdes: Kasihan Dia Tinggal Sendirian

"Beberapa desa digabung, jadi dua desa tempat isolasinya satu tempat. Kalau Sukaresmi, satu kecamatan menyewa tempat khusus dengan ruangan yang cukup banyak untuk menampung yang isolasi mandiri dari setiap desa di kecamatan tersebut," katanya.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved