Breaking News:

Ratusan Bupati Kumpul di Bali di Tengah Meroketnya Covid-19, Ridwan Kamil Katakan Ini

Berkumpulnya para kepala daerah di Bali ketika kasus harian Covid-19 tengah tinggi-tingginya ini sontak mendapatkan sorotan dari sejumlah pihak.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ravianto
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Badung Giri Prasta mendampingi Ketua Umum APKASI Sutan Riska Tuanku Kerajaan (Bupati Dharmasraya) saat audiensi dengan Gubernur Bali I Wayan Koster di Gedung Jayasabha Denpasar, Jumat 18 Juni 2021 

TRIBUNJABAR.ID, BADUNG - Di tengah pengetatan yang kembali dilakukan pemerintah menyusul terus meningkatnya kasus harian Covid-19 pascalibur Lebaran, ratusan bupati dari berbagai daerah, termasuk Jawa Barat, justru melakukan kunjungan kerja ke, Badung, Bali.

Mereka datang untuk menghadiri seremonial pengukuhan Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) masa bakti 2021-2026, sekaligus Pembukaan Rakernas XIII Apkasi, yang digelar, Sabtu (19/6).

Berkumpulnya para kepala daerah di Bali ketika kasus harian Covid-19 tengah tinggi-tingginya ini sontak mendapatkan sorotan dari sejumlah pihak.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, para kepala daerah seharusnya menimbang dengan serius urgensi setiap perjalanan dinas keluar kota atau provinsi, di tengah peningkatan kasus Covid-19 yang kembali terjadi.

Jangan sampai, kata Emil, pejabat negara yang berasal dari kawasan zona merah pergi ke keluar kota, apalagi mengunjungi zona merah lainnya di luar daerahnya.

"Saya kira proporsional yang disebut dengan perjalanan dinas atau pergerakan itu. Pastikan jika dia berada zona merah, jangan sampai berkunjung antarzona merah," kata Gubernur di Gedung Pakuan, Senin (21/6)

Emil mengatakan, memang ada urusan kedinasan yang bisa saja sudah dijadwalkan di luar daerah.

Namun demikian, di masa pandemi ini, kepala daerah atau pejabat diminta bijak meninjau kembali urgensi kegiatannya.

"Memang ada kedinasan yang tidak bisa ditunda. Jadi tolong ditentukan skala urgensinya saja. Kalau urgensinya dilakukan, maka bisa dipermaklumkan. Kalau kedatangan ke zona merah, itu dilarang," katanya.

Ditemui di Pendopo Pemkab Purwakarta, kemarin, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, yang juga ikut ke Bali bersama ratusan bupati lainnya, Sabtu lalu, mengaku bahwa kehadirannya ke Bali semata untuk memenuhi undangan, dan bukan untuk plesiran.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved