Breaking News:

Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Ribuan Mahasiswa Telkom University Disuntik Vaksin Covid-19

Mahasiswa Telkom Universty mendapat vaksin Covid-19 untuk persiapan pembelajaran tatap muka. Pemberian vaksin Covid -19 digelar pada Senin (21/6/2021)

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Lutfi Ahmad
Mahasiswa Telkom Universty mendapat vaksin Covid-19 untuk persiapan pembelajaran tatap muka. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Mahasiswa Telkom Universty mendapat vaksin Covid-19 untuk persiapan pembelajaran tatap muka. Pemberian vaksin Covid -19 digelar pada Senin (21/6/2021) di kampus Telkom University.

Rektor Telkom University, Adiwijaya, mengatakan, pemberian vaksin Covid -19 ini merupakan yang ketiga kalinya.

"Tapi, untuk mahasiswa ini merupakan yang pertama kali. Pemberian vaksin Covid -19 sebelumnya untuk pegawai dan dosen," sebelumnya adalah dosen dan pegawai," ujar Adiwijaya, Selasa (22/6/2021).

Menurut Adiwijaya, vaksinasi Covid-19 ini melibatkan Polda Jabar dan alumni Fakultas Kedokteran Unpad angkatan 84.

"ADa 2300 mahasiswa yang ikut gabung dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19," kata Adiwijaya.

Jumlah tersebut, kata Adi, masih 8 persen dari mahasiswa Telkom University karena seluruhnya ada 30 ribu mahasiswa.

"Kendalanya karena mahasiswa kami tersebar di seluruh provinsi, jadi Insha Allah untuk yang di Jabar sudah (bisa ditangani)," ucap dia.

Baca juga: Gempa Bumi Terjadi di Pacitan Jawa Timur Siang Hari Ini, Titiknya di Lautan

Untuk mahasiswa Telkom University yang masih berada di kampung halamannya, pihaknya akan berkoordinasi dengan polda daerah lain, sehingga mahasiswa yang belum kembali ke kampus bisa menjalani vaksinasi di daerah masing-masing.

"Insha Allah akan ada lagi karena mahasiswa Telkom University di Jabar hampir 40 persen, jadi artinya ada sekitar 12 ribu (mahasiswa)," ucap dia.

Setelah vaksinasi Covid-19, kata Adi, untuk semester depan, pihaknya sudah merencanakan adanya pembelajaran tatap muka.

"Pembelajaran tatap muka yang hybrid tidak seluruhnya yang hadir, tapi mereka yang praktikum, dan tugas akhir di dahulukan,' katanya.

Menurutnya, mahasiswa yang bisa menjalani pembelajaran tatap muka yakni mereka yang sudah disuntik vaksin.

"Kita ingin make sure karena mashasisawa yang iktiar, semoga ini juga memberikan kepercayaan diri dan tidak khawatir ketika masuk kuliah," katanya.

Adi berharap, dengan vaksinasi tersebut tentunya akan terbentuk herd immunity.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved