Breaking News:

MUI Pacet Cianjur Bantah Marak Kawin Kontrak di Wilayahnya, Dukung Bupati Buat Perbup Pencegahan

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pacet, Cianjur, Ade Muklis, membantah di wilayahnya ada praktik kawin kontrak.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Vila Kota Bunga 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pacet, Cianjur, Ade Muklis, membantah di wilayahnya ada praktik kawin kontrak.

Hal tersebut berdasar dari penelusuran di tiga KUA kecamatan yang berada di wilayah Cipanas.

Kendati demikian, pada dasarnya ia mendukung Pemerintah Kabupaten Cianjur membuat peraturan yang melarang kawin kontrak guna mencegah adanya hal tersebut.

"Kawin kontrak itu sudah dilarang sejak zaman rasul. Selama saya menjabat sebagai ketua MUI Pacet tak ada kawin kontrak. Saya juga sudah melakukan penelusuran ke tiga KUA di wilayah Pacet, Cipanas, dan Sukaresmi dan hal tersebut tidak ada," ujar Ade saat menggelar klarifikasi di Vila Kota Bunga Pacet, Kabupaten Cianjur, Selasa (22/6/2021).

Ia mengimbau kepada semua umat muslim di Kecamatan Pacet untuk mencegah jika menemukan rencana kawin kontrak.

"Jika di kawasan Pacet pernah terjadi nikah mut'ah itu tak benar. Kalau ada, pihak yang pernah melihat kejadiannya harus menghadirkan ahli apakah itu nikah kontrak atau bukan," kata Ade.

Ia mengatakan, sejak berdiri MUI pada tahun 1974 sudah mengeluarkan fatwa larangan nikah kontrak.

Baca juga: Larangan Kawin Kontrak di Cianjur Didukung Anggota DPR RI, Penegakan Hukumnya Ditunggu

"Yang ada seringkali bersama forkopimcam dalam cipta kondisi menemukan pasangan bukan muhrim dalam satu kamar, atau kasus trafficking dan prostitusi," kata Ade.

Ia mengatakan, adanya launching perbup larangan nikah kontrak, pihaknya menyatakan tak keberatan.

"Tapi jika ada pihak yang menyatakan kawasan Kota Bunga ini tempat maraknya kawin kontrak, saya bantah. Jangan sekali-kali menduga karena bisa menjadi fitnah," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved