Breaking News:

61 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bandung Meninggal Dalam Sepekan, Tertinggi Kasus Kematian di Jabar

Kabupaten Bandung menjadi daerah penyumbang angka kematian tertinggi kasus Covid-19 di Jawa Barat, selama sepekan terakhir

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Siti Fatimah
istimewa
ilustrasi - Kabupaten Bandung menjadi daerah penyumbang angka kematian tertinggi kasus Covid-19 di Jawa Barat, selama sepekan terakhir. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kabupaten Bandung, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Pangandaran, menjadi daerah penyumbang angka kematian tertinggi kasus Covid-19 di Jawa Barat, selama sepekan terakhir. 

Berdasarkan data yang dihimpun Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar), selama 14-20 Juni 2021, tercatat 61 pasien Covid-19 meninggal dunia di Kabupaten Bandung.

Kemudian di Kabupaten Indramayu terdapat 31 kasus dan di Kabupaten Pangandaran terdapat 17 kasus kematian akibat Covid-19.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Kirim Kata-kata Bijak Ini ke Orang Terdekat, Ingatkan untuk Jaga Kesehatan

Masih dalam periode yang sama, Kota Tasikmalaya menyumbang angka 13 kasus kematian, di Kota Bekasi terdapat 11 kasus kematian, dan di Kabupaten Purwakarta terdapat 8 kasus kematian akibat Covid-19 dalam sepekan terkahir itu.

Masih berdasarkan Pikobar dalam periode 14-20 Juni 2021, Kota Depok menyumbang kasus Covid-19 sebanyak 2.426 kasus, kemudian Kabupaten Bekasi sebanyak 1.861 kasus, Kota Bekasi 1.275 kasus, Kota Bandung bertambah 1.210, dan Kabupaten Bandung bertambah 1.077 kasus Covid-19.

Hingga 21 Juni 2021, tercatat 30.202 orang terinfeksi Covid-19 di Jabar yang masih menjalani perawatan, sebanyak 312.448 orang sudah sembuh sejak awal pandemi, dan 4.637 orang meninggal dunia sejak awal pandemi. 

Baca juga: Update Terbaru, Indramayu Tempati Urutan Kedua Kasus Kematian Terbanyak di Jabar Akibat Covid-19

Keterisian rumah sakit perawatan Covid-19 di Jabar mencapai 87,5 persen, yakni 12.793 tempat tidur terisi dari kapasitas 14.620 tempat tidur khusus pasien Covid-19. Semuanya tersebar di 325 rumah sakit di Jabar.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan saat ini di Jabar hanya ada dua daerah yang berada di zona merah. Yaitu, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. 

Secara matematis angka kematian di Jabar, kata Kang Emil, masih terkendali di angka 1,3 persen. Walaupun memang kasus aktif tengah meningkat sebesar 8,34 persen.

“Secara umum kematian di Jabar masih terkendali di angka 1,3 persen dan kasus aktif memang meningkat juga keterbatasan pengetesan sedang kita upayakan,” katanya di Gedung Pakuan, Senin (21/6)

Baca juga: Lockdown Regional di Tengah Melonjaknya Kasus Covid-19 Bisa Jadi Pertimbangan, Kata Ketua MPR

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved