Breaking News:

Kasus Covid di Bandung

Posisi 4 Tertinggi Covid-19 di Bandung, Camat Rancasari Malah ke Luar Kota, Wakil Wali Kota Marah

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyesalkan Camat Rancasari yang justru keluar kota disaat wilayahnya memiliki kasus Covid-19 cukup tinggi

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Siti Fatimah
TRIBUN JABAR/CIPTA PERMANA
Penyemprotan disinfektan di wilayah Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Selasa (15/6/2021). Penyemptotan dilakukan lantaran Kecamatan Rancasari memiliki kasus Covid-19 tertinggi kedua di Kota Bandung. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyayangkan dalam kondisi pandemi Covid-19 yang semakin meningkat di Kota Bandung, Camat Rancasari, Hamdani dan Lurah Derwati, kedapatan pergi ke Yogyakarta dengan alasan pekerjaan.

Yana meminta Hamdani mengklarifikasi ke Kepala Bagian Pemerintahan terkait kasus yang hangat diperbincangkan ini.

Kalau pun benar dan melakukan pelanggaran aturan yang telah ditetapkan Wali Kota Bandung, Oded M Danial, Yana meminta Camat Rancasari dan Lurah Derwati untuk disanksi tegas.

Baca juga: Ledakan Kasus Covid-19, Yuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dengan 5 Buah Segar Berikut Ini

"Kan jelas ada regulasinya. Terlepas alasan apapun, kan kegiatan meskipun sudah dianggarkan bisa digeser ketika kondisi sudah sedikit membaik dan covid melandai. Kemarin saja, ada yang pernikahan pejabat pemkot dibatalkan karena lebih dari 50 orang undangannya. Jadi, itu sih konsekuensi ketika sudah ada regulasi," katanya di Balaikota, Senin (21/6/2021).

Kecamatan Rancasari masuk dalam urutan keempat  wilayah dengan penyebaran Covid-19 di Kota Bandung dengan banyaknya kasus aktif 104 orang.

Yana pun meminta harusnya Camat Rancasari dan Lurah Derwati untuk fokus dalam penanganan penyebaran di wilayahnya dan bukan pergi ke luar kota.

Baca juga: Kabar Terkini BCL setelah Positif Covid-19, Mental Down dan Ungkap Hal Terberat saat Isolasi Mandiri

"Konsentrasi saja urus Covid-19. Setelah nanti kondisi menurun baru silakan dan bisa digeser juga kan pergi ke luar kota. Enggak perlu hari itu juga meski ada anggaran," katanya.

Yana mengimbau kepada semua pejabat di kewilayahan untuk mematuhi regulasi yang telah dikeluarkan Wali Kota.

Hal itu semata kebaikan warga yang mereka layani,  terutama dalam menghadapi peningkatan Covid-19 yang luar biasa saat ini. 

"Kalau pimpinan enggak ada nanti kan staf akan bingung," katanya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved