Breaking News:

Banjir di Kota Bandung

Di Bandung, Rumah Ambruk Lalu Terbawa Arus Sungai Seusai Hujan Deras Disertai Petir

Satu rumah di bantaran Sungai Cikapundung Kolot, di RT 04/06 Kelurahan Gumuruh, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung ambruk kemudian terbawa derasnya a

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Nazmi Abdulrahman
Satu rumah di bantaran Sungai Cikapundung Kolot, di RT 04/06 Kelurahan Gumuruh, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung ambruk kemudian terbawa derasnya aliran Sungai Cikapundung, Senin (21/6/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satu rumah di bantaran Sungai Cikapundung Kolot, di RT 04/06 Kelurahan Gumuruh, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung ambuk kemudian terbawa derasnya aliran Sungai Cikapundung, Senin (21/6/2021). 

Sri Antin (38) ketua RT 04/06 Kelurahan Gumuruh, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung mengatakan, rumah ambruk yang terbawa aliran sungai itu kondisinya memang sudah hampir roboh dan sempat ditahan menggunakan tanggul seadanya. 

Baca juga: Menular Lebih Cepat, Penambahan Kasus Covid-19 Diduga Karena Varian Delta, Sudah Puluhan Tertular

"Jadi, memang sebelumnya hari Minggu 13 Juni 2021 itu pondasinya sudah roboh, dari Senin sama Gober itu sudah dibuatin tanggul menggunakan karung pasir, supaya orang bisa lewat," ujar Sri, Senin (21/6/2021).

Saat hujan turun dengan intensitas tinggi dan aliran Sungai Cikapundung Kolot meluap, kata dia, tanggulnya tidak dapat menahan air sehingga kembali roboh. 

"Barusan pas air sudah surut ambruk lagi dan lebih parah, ada satu rumah kebawa," katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Rumah yang ambuk itu, kata dia, sudah dikosongkan sejak pekan lalu. 

"Kebetulan itu rumah kontrakan, dari kemarin juga rumahnya sudah dikosongkan, semenjak terjadi longsor pertama sudah diimbau sama Pak RW agar dikosongin rumahnya, takutnya ada longsor susulan dan benar saja longsor lagi," ucapnya. 

Baca juga: Disebut Plesiran ke Bali di Masa Pandemi, Bupati Bandung: Di Bali Bahas Pertumbuhan Ekonomi

Saat ini, pihaknya sudah melapor ke RW dan Lurah Gumuruh untuk mendapat penanganan. Sementara, jalan di kawasan bantaran sungai itupun tidak dapat dilalui. 

"Sudah dilaporin ke RW dan ke Lurah, sekarang jalannya sudah tidak bisa dilewatin. Posisinya memang dekat banget sama sungai, pas pondasinya banget yang roboh, jalan sama teras rumah kebawa semua," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved