Breaking News:

Ada Tuduhan Rumah Sakit Meng-Covid-kan Pasien, Ini Tanggapan Perhimpunan Rumah Sakit

Mengenai pasien yang di-covid-kan oleh rumah sakit,  Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) angkat bicara.

Editor: Ravianto
TRIBUN JABAR / ERY CHANDRA
Ilustrasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat. Saat ini masyarakat yang takut mengungkapkan sakitnya karena khawatir akan di-covid-kan. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Saat ini di masyarakat beredar anggapan kalau banyak rumah sakit yang meng-covid-kan pasien.

Banyak masyarakat yang menyembunyikan sakitnya karena dinilai nanti akan di-Covid-kan oleh rumah sakit.

Mereka takut disangka terpapar Covid-19 atau istilah di masyarakatnya takut di-Covid-kan.

Alasannya, mereka beranggapan sakit yang dialaminya sakit biasa dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Masyarakat yang menyembunyikan sakit karena takut di-covid-kan ini menjadi salah satu faktor tingginya angka kematian karena virus corona di Indramayu, kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara.

Sampai dengan saat ini, diketahui jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Indramayu sudah tembus angka 9.795 orang.

Jumlah tersebut setelah ditambah pasien Covid-19 yang baru terkonfirmasi positif sebanyak 210 orang pada hari kemarin.

Mengenai pasien yang di-covid-kan oleh rumah sakit, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) angkat bicara.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PERSI Lia Gardenia Partakusuma mengungkapkan tidak ada satupun RS yang berkeinginan untuk melakukan hal tersebut.

Menurut penilaiannya, meng-Covid-kan pasien hanya perbuatan oknum.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved