Breaking News:

Uang Nasabah Rp 20 Miliar Lenyap, BNI Sebut Ada Pemalsuan, Setelah Pertemuan Tiba-tiba Tambah Rp 3 M

Saat mengetahui uangnya tidak bisa diambil, pihaknya sudah beberapa kali berusaha meminta kejelasan kepada pihak BNI.

Editor: Ravianto
KOMPAS.com / Kristianto Purnomo.
illustrasi uang. Dana deposito milik dua nasabah sebesar Rp 20,1 miliar raib. Mengenai kasus tersebut, PT Bank Negara Indonesia (BNI) Makassar, Sulawesi Selatan, angkat bicara. 

TRIBUNJABAR.ID - Dana deposito milik dua nasabah sebesar Rp 20,1 miliar raib. Mengenai kasus tersebut, PT Bank Negara Indonesia (BNI) Makassar, Sulawesi Selatan, angkat bicara.

Corporate Secretary BNI, Mucharom, mengatakan, permintaan pencairan dana deposito tersebut tidak bisa dilayani karena adanya dugaan pemalsuan bilyet.

Pasalnya, setelah dilakukan pengecekan tidak ditemukan dana masuk seperti yang dilaporkan oleh nasabah tersebut.

“Kami telah menerima komplain nasabah dan menemukan adanya pemalsuan bilyet deposito BNI yang dipastikan tidak ada dana masuk dalam sistem kami, sehingga kami telah melaporkan kasus tersebut ke penegak hukum,” ujarnya dalam rilis yang diterima Kompas.com.

Oleh karena itu, pihaknya menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pengusutan.

BNI juga memastikan uang yang disimpan nasabah selama ini aman dan pelayanan tetap berjalan normal.

“Dana nasabah dijamin aman di BNI dan pelayanan tetap berjalan normal. Kami mengapresiasi nasabah yang tetap setia bertransaksi dengan BNI,” ujarnya.

Pengakuan korban

Dana deposito sebesar Rp 20,1 miliar yang raib itu diketahui milik dua orang nasabah bernama Hendrik dan Heng Pao Tek.

Keduanya diketahui anak dan ayah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved