Breaking News:

Sumedang Kekurangan Petugas Pemulasaraan Jenazah Terinfeksi Covid-19 

Kabupaten Sumedang kekurangan petugas pemulasaraan jenazah yang terinfeksi Covid-19. 

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Tangkapan Layar/Tribun Jabar/Kiki Andriana
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang kekurangan petugas pemulasaraan jenazah yang terinfeksi Covid-19

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman, saat rapat koordinasi penanganan Covid-19 bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumedang yang dihelat secara virtual, Minggu (20/6/2021).

"Saat ini, kami kekurangan petugas pemulasaraan jenazah pasien Covid-19, baik yang dirawat di rumah sakit maupun pasien yang menjalani isolasi mandiri," kata Herman.

Karenanya, pemerintah akan menginisiasi adanya petugas pemulasaraan jenazah pasien positif Covid-19 mandiri di setiap kecamatan dengan alat pelindung diri (APD) lengkap.

"Selain itu, untuk penunggu pasien di rumah sakit, kami arahkan untuk melakukan swab antigen secara mandiri dengan layanan yang terjangkau agar yakin tidak menjadi pembawa virus," ucap dia.

Menyusul adanya pemisahan fungsi ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sumedang hanya untuk pasien Covid-19 dan RS Pakuwon untuk pasien bukan Covid-19, timbul permasalahan, yakni beberapa layanan khusus tidak tersedia di RS Pakuwon. 

Untuk mengatasi hal tersebut, ujar Herman, RSUD Sumedang harus segera membuka IGD non-Covid-19 dan manajemen RSUD Sumedang segera berkoordinasi dengan manajemen RS Pakuwon. 

Baca juga: BARUSAN, Gempa Bumi Landa Tasikmalaya, Lindu Dirasakan di Pangandaran, Warga Kira Mobil Besar Lewat

"Saya minta Direktur RSUD beserta Asisten Pembangunan segera berkoordinasi dengan RS Pakuwon serta berkomunikasi dengan BPJS untuk dukungan administrasi klaim," katanya.

Baca juga: Viral, FB Pejabat Ditreskrimum Polda Jabar dan Polres Sukabumi Ditag Izin Lapak Jual Obat Terlarang

Di Sumedang, selain petugas pemulasara jenazah kurang, RSUD juga nyaris kehabisan ranjang rawat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved