Breaking News:

Salat Duha

Tata Cara, Niat, Doa, dan Keutamaan Salat Duha yang Dikerjakan di Pagi Hari, Berharap Berkah Allah

Salat Duha dilakukan setelah matahari terbit sempurna hingga waktu istiwa atau waktu matahari tepat di atas sebuah benda.

Editor: Hermawan Aksan
gomuslim
Ilustrasi salat. Tata cara, niat, doa, dan keutamaan salat Duha yang dikerjakan di pagi hari. 

TRIBUNJABAR.ID - Salat Duha dilakukan setelah matahari terbit sempurna hingga waktu istiwa atau waktu matahari tepat di atas sebuah benda.

Salat sunah di pagi hari seperti salat Duha dikerjakan agar mendapat keberkahan dari Allah Swt.

Salat Duha dikerjakan sebanyak dua rakaat namun bisa lebih dari itu.

Baca juga: Ini 7 Cara Agar tak Malas Bangun untuk Menunaikan Salat Tahajud, Berwudulah Sebelum Tidur

Sebagian ulama menyebut salat Duha maksimal delapan rakaat ada pula yang berpendapat tidak ada batasnya.

Berdasarkan hadis dari Ummu Hani’ yang dikutip dari muslim.or.id:

أنَّ النبيَّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم عامَ الفتحِ صلَّى ثمانَ ركعاتٍ سُبحةَ الضُّحى

“Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam di tahun terjadinya Fathu Makkah beliau shalat delapan rakaat salat Duha” (HR. Bukhari no. 1103, Muslim no. 336).

Sebagian ulama berpendapat tidak ada batasannya. Dalilnya hadits dari Aisyah radhiallahu’anha,

كان النبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم يُصلِّي الضُّحى أربعًا، ويَزيد ما شاءَ اللهُ

“Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam salat Duha empat raka’at dan beliau biasa menambahkan sesuka beliau” (HR. Muslim no. 719).

Ini pendapat yang dikuatkan oleh Ath Thabari, Syaikh Ibnu Baz dan Syaikh Ibnu Al Utsaimin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved