Breaking News:

PNS Jadi Korban Pinjol, Pinjam Online Rp 900 Ribu, hanya Dapat Rp 600 Ribu, Harus Bayar Rp 75 Juta

S pun kini bingung karena dirinya berutang di aplikasi pinjol illegal sebesar Rp 900 ribu, namun beranak menjadi Rp 75 juta.

Editor: Seli Andina Miranti
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
S (43) PNS Pemerintah Kabupaten Boyolali saat ditemui awak media di Gedung Inspektorat, Rabu (16/6/2021). 

TRIBUNJABAR.ID – Kasus pinjaman online (pinjol) yang mencekik kembali terulang. Kali ini dialami seorang pria berinisial S (43) yang bekerja sebagai PNS.

S merupakan warga Kabupaten Boyolali, Jawa tengah. S pun kini bingung karena dirinya berutang di aplikasi pinjol ilegal sebesar Rp 900 ribu, namun beranak menjadi Rp 75 juta.

S pun kini mendapat teror lantaran tak kunjung melunasi utangnya.

Baca juga: Meresahkan Masyarakat, Pinjaman Online Akan Ditertibkan, Polisi Sebut Pinjol seperti Premanisme

S pun menceritakan kronologi awal mula dirinya terjerat pinjol ilegal.

Dilansir dari Tribunsolo.com, S mengaku terpaksa berutang lantaran kepepet butuh.

S mendapatkan informasi pinjol ini dia ketahui dari media sosial Facebook.

Saat itu, ada tawaran utang dengan bunga kecil Rp 900 ribu dengan jangka waktu pelunasan satu bulan.

"Saya tertarik karena tawaran menarik," ungkap S saat ditemui awak media, Rabu (16/7/2021).

Namun, setelah mendaftar untuk ikut utang online tersebut, uang yang cair hanya Rp 600 ribu.

Jangka waktu pelunasan juga hanya 7 hari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved