Breaking News:

Polres Garut Amankan 81 Orang yang Sedang Bertransaksi Obat-obatan Terlarang, 2 Orang Jadi Tersangka

Pihak Polres Garut mengamankan 81 orang karena kedapatan sedang bertransaksi membeli obat-obatan terlarang di ruko di kawasan Bunderan Suci.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Giri
Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Pihak Polres Garut mengamankan 81 orang karena kedapatan sedang bertransaksi membeli obat-obatan terlarang di ruko di kawasan Bunderan Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (18/6/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pihak Polres Garut mengamankan 81 orang karena kedapatan sedang bertransaksi membeli obat-obatan terlarang di ruko di kawasan Bunderan Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (18/6/2021).

Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, menyebutkan dua orang di antaranya  berperan sebagai penjual sekaligus pengedar juga berhasil diamankan.

Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Dua orang penjual dan pengedar berhasil kami amankan beserta 79 orang yang sedang melaksanakan transaksi," ucapnya.

Wirdhanto menjelaskan ada tiga jenis obat keras yang berhasil diamankan di antaranya Tramadol HCI dengan total 1.884 butir.

Menurutnya, penangkapan tersebut merupakan kegiatan operasi premanisme dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas di tengah pandemi Covid-19.

"Karena kami yakin dari masalah premanisme ini bisa berasal dari adanya penggunaan obat-obatan terlarang yang bisa beralih pada tawuran maupun balap liar, maupun begal," ucapnya

Puluhan orang tersebut sedang menjalani tes urine untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca juga: Sebelumnya Diketawai Pelatih Persib Robert Alberts, Peraturan Final Piala Wali Kota Solo Diubah

"Jika ada yang positif akan kami tindaklanjuti sesuai hukum. Namun apabila tidak memenuhi hukum pidana, kami akan lakukan pembinaan lebih lanjut," katanya.

Wirdhanto menyebutkan kedua tersangka yang berinisial AR (30) dan SU (30) adalah penjual sekaligus pengedar merupakan orang yang cukup terkenal sebagai suplayer obat-obatan terlarang di Kabupaten Garut.

Baca juga: Alasan Persib Bandung Pilih Mohammed Rashid Isi Slot yang Ditinggal Farshad Noor Menurut Robert

Pasal yang disangkutkan tersangka, yaitu yang pertama pasal 98 Juncto 183 UU kesehatan dan pasal 83 terkait UU tenaga kesehatan dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved