Breaking News:

Majalengka Krisis Tenaga Medis Akibat Melonjaknya Kasus Covid-19? Ini Kata Satgas Covid

Meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Majalengka sejak awal Juni 2021 membuat kekhawatiran tersendiri bagi para tenaga medis.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Giri
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Majalengka yang juga Sekda Majalengka, Eman Suherman 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Majalengka sejak awal Juni 2021 membuat kekhawatiran tersendiri bagi para tenaga medis.

Sebab, banyak tenaga medis yang turut terpapar.

Tenaga kesehatan krisis?

Menanggapi hal itu, Sekretaris Satgas Covid-19 kabupaten Majalengka, Eman Suherman, mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya krisis tenaga medis di Majalengka.

Namun, ia menyebut wajar banyak tenaga kesehatan terpapar seiring melonjaknya kasus.

"Ketika kasus naik dan yang melayani nakes, pasti volume kerja nakes meningkat. Ini risiko nakes," ujar Eman kepada Tribun, Jumat (18/6/2021).

Kendati demikian, nakes tidak boleh meninggalkan kewajibannya sebagai pelayanan pasien, terutama pasien Covid-19.

Tak hanya nakes, Satgas Covid-19 Kabupaten Majalengka dan unsur terkait sama-sama mencegah agar angka kasus tak terus melonjak.

"Semoga dengan bekerja sama seluruhnya bisa menetralisasi lonjakan kasus ini," ucapnya.

Baca juga: KRONOLOGI Nenek Sarwi di Subang Meninggal Sehari Setelah Disuntik Vaksin, Sempat Bilang Lebih Jagoan

Seperti diketahui, dalam satu pekan terakhir di Kabupaten Majalengka ditemukan klaster pesantren. 

Hal itu setelah ditemukannya puluhan santri di satu pesantren terkonfirmasi positif Covid-19.

Selain pesantren, ada juga klaster pabrik.

Satu pabrik di Kecamatan Sumberjaya, belasan karyawannya terpapar virus corona. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved