Breaking News:

Balai Besar Tekstil Akan Gelar Talkshow Virtual ''Perspektif Halal dalam Tekstil dan Fashion''

Alasan lain Balai Besar Tekstil mengambil tema halal, ucap Cahyadi, karena masih banyak perdebatan terutama tentang sandang atau fesyen.

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Tarsisius Sutomonaio
tribunjabar/siti fatimah
ILUSTRASI- Industri tekstil berpeluang bangkit. Balai Besar Tekstil akan mengadakan talkshow online TEXtalk dengan tema "Perspektif Halal dalam Tekstil dan Fashion" 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Balai Besar Tekstil mengadakan talkshow online TEXtalk dengan tema "Perspektif Halal dalam Tekstil dan Fashion" pada Senin ( 21/6/2021) pukul 09.00 WIB.

Saat ini industri halal dalam tekstil dan fesyen menjadi perhatian dalam pengembangan daya saing di industri nasional.

Apalagi Indonesia menjadi negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia sehingga pembahasan perspektif halal dalam tekstil dan fesyen ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk seluruh insan pertekstilan.

Kepala Balai Besar Tekstil (BBT), Cahyadi, mengatakan setiap stakeholder tekstil dan pembangunan industri tekstil bisa menyampaikan pendapat, saran, dam aspirasi terkait industri tekstil.

"Dari TEXTtalk ini ingin mengkolaborasikan seluruh stakeholder supaya jika sudah kolaborasi bisa meningkatkan kompetensi kemampuan daya saing industri nasional," ucapnya saat dihubungi, Jumat (18/6/2021).

Alasan lain Balai Besar Tekstil mengambil tema halal, ucap Cahyadi, karena masih banyak perdebatan terutama tentang sandang atau fesyen. Ia menyebut fesyen berbeda dengan makanan dan minuman yang aturan halalnya sudah jelas.

Baca juga: Unjuk Karya Mahasiswa Prodi S1 Kriya Tekstil & Mode Industri Kreatif Tel-U, Digelar Secara Virtual  

"BBT membuat acara ini supaya mendapatkan banyak masukan terkait konsep halal di tekstil. Persiapan yang BBT lakukan saat ini adalah antisipasi dalam rangka sertifikasi, pengujian halalnya akan seperti apa," ujarnya.

Selain itu dalam TEXtalk, BBT akan membicarakan proses material, teknologi, bahan baku, dan proses tesktil dalam fisika dan kimia untuk mengetahui kemungkinan adanya kontaminasi zat yang tidak halal.

Dalam pembahasan tema "Perspektif Halal dalam Tekstil dan Fashion" ini akan ada beberapa narasumber seperti dari Kementrian Agama RI untuk memberikan informasi tentang konsep halal.

Lalu dikatakan Cahyadi akan ada juga Islamic Fashion Institute  (IFI) yang memang bergelut di bidang fesyen muslim.

"Konsep busana muslim itu selain syari ada thoyib, ada juga halal yang bisa memberi warna, konsep dalam industri tekstil dan fesyen," ujarnya.

Diadakan secara virtual, event TEXTtalk ini sifatnya terbuka untuk semua stakeholder seperti industri, asosiasi, pemerintah dalam mengambil kebijakan, bahkan akademisi supaya memperkaya konsep halal di tekstil dan fesyen.

Cahyadi berharap melalui acara ini akan banyak informasi dan kolaborasi selain konsep halal.

"Wadah ini bisa menjadi pengetahuan instan tekstil akan paham seperti apa kedepannnya. Apalagi di masa depan akan tambah kencang dan industri tekstil harus bisa mengantisipasi hal ini," kata Cahyadi.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved