Breaking News:

Warga Heran Tanah Wakaf Diakui Pertamina, Pemasangan Pipa di Cintaratu Lakbok Ciamis Terhenti

Beberapa minggu terakhir suasana di Desa Cintaratu Lakbok, Ciamis, sedikit memanas. Terutama di Dusun Citamiang, Cibodas, dan Dusun Cikawung.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Giri
Tribun Jabar/Andri M Dani
Warga Desa Cintaratu Lakbok Ciamis menuntut sewa lahan yang digunakan untuk jalur pipa Pertamina distibusi BBM Cilacap-Bandung, Rabu (16/6/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Beberapa minggu terakhir suasana di Desa Cintaratu Lakbok, Ciamis, sedikit memanas. Terutama di Dusun Citamiang, Cibodas, dan Dusun Cikawung.

Sejumlah spanduk terpasang di sisi jalan desa yang melintas tiga dusun tersebut.

Bahkan ada warga yang mencoret-coret pagar rumah sendiri berisikan berbagai kalimat.

Intinya menuntut kepastian sewa tanah milik mereka yang digunakan untuk jalur pipa penyalur BBM Cilacap-Bandung-Padalarang yang oleh warga setempat lazim disebut pipa C-B.

Ada 193 kepala keluarga yang lahannya terdampak pemasangan pipa Pertamina tersebut.

Yakni 49 KK di Dusun Citamiang, 71 KK di Dusun Cibodas dan 27 KK di Dusun Cikawung.  

Warga terdampak pipa Pertamina tersebut sejak tahun 2015 tergabung dalam Paguyuban Warga Berdampak Pertamina (PWBP).

Total ada 2,7 kilometer x 4 meter lahan warga yang terpakai untuk jalur pipa yang melintasi tiga dusun tersebut, termasuk lima petak tanah wakaf berupa lahan masjid, madrasah, dan pesantren, serta tanah desa.

“Sejak pemasangan pipa pertama pada tahun 1976-1977 sampai hari ini belum ada kepastian sewa lahan. Besarnya Rp 2.500 per meter persegi per tahun. Sudah 44 tahun belum ada kepastian sewa lahan,” ujar Suyono, warga Dusun Cikawung  Desa Cintaratu Lakbok, yang jadi Ketua PWBP di hadapan rombongan Komisi A DPRD Ciamis yang meninjau lokasi  jalur pipa Pertamina di Desa Cintaratu, Rabu (16/6/2021).

Sejak tahun 1976-1977, menurut Suyono, sudah ada dua kali pemasangan pipa Pertamina di jalur C-B tersebut, yakni tahun 1976-1977 berupa pipa diameter 12 inci dan tahun 1983-1984 berupa pipa diameter 17 inci.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved