Breaking News:

Menjelang PTM, Bupati Purwakarta Tinjau Vaksinasi untuk Guru yang Belum Disuntik di GOR Purnawarman

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika memantau langsung proses vaksinasi guru yang belum divaksin hari ini agar bisa menggelar PTM atau pembelajaran

Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/ Dwiky Maulana Vellayati
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika didampingi Kapolres Purwakarta serta Dandim 0619 Purwakarta saat Memantau Langsung Vaksinasi di Gedung Gelanggang Olahraga Purnawarman, Kabupaten Purwakarta. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Purwakarta, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Sebagian guru Kabupaten Purwakarta yang belum menjalankan vaksinasi diselesaikan pada hari ini, hal ini dilakukan sesuai rencana akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh sekolah.

Menteri Pendidikan RI, Nadiem Makarim sebelumnya berencana akan membuka PTM di seluruh wilayah Indonesia yang nantinya direncanakan akan dilaksankan pada tanggal 12 Juli 2021.

Oleh karena itu, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika bergerak cepat untuk memantau langsung proses vaksinasi tenaga pendidikan yang dilaksanakan di gedung Gelanggang Olahraga atau GOR Purnawarman  Kabupaten Purwakarta, Kamis (17/6/2021).

"Jadi kita menyelesaikan vaksin tenaga pengajar atau guru ya kemarin kita masih di angka 91% tenaga pendidikan yang sudah menjalani vaksinasi, hari ini kita selesaikan," kata Anne pada saat memantau langsung proses vaksinasi.

Seperti sesuai rencana awal, kata Bupati, dalam proses belajar mengajar di seluruh sekolah Kabupaten Purwakarta, nantinya akan di buka untuk ajaran baru.

"Memang kan untuk perencanaan, PTM itu akan dimulai pada 12 Juli mendatang di ajaran baru tahun 2021," ucapnya.

Namun, lanjut Anne sebelumnya akan melihat terlebih dahulu kondisi situasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Purwakarta, bila nanti dinilai kondisinya sudah terkendali, PTM sendiri akan tetap digelar sesuai rencana, namun jika masih saja melonjak penyebaran untuk rencana PTM sendiri akan ditunda sementara waktu.

"Tapi kita akan melihat apakah akan bisa tetap dilakukan bila pergerakan laju penyebaran Covid-19, bila tetap meninggi penyebarannya, mungkin kita tunda dulu," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved