Breaking News:

Meski Zona Merah, Tempat Ibadah di KBB Tetap Boleh Adakan Kegiatan Ibadah, Ini Pertimbangannya

Namun, jika hasil evaluasi Satgas Covid-19 ada kecamatan yang masuk zona merah, maka pihaknya akan menginstruksikan agar semua tempat ibadah ditutup

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
wildan noviansah/tribun jabar
ILUSTRASI - Suasana posko penyekatan Grafika Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (19/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Semua tempat ibadah terutama masjid di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tetap diperbolehkan untuk melaksanakan kegiatan seperti salat Jumat maupun salat berjamaah, meskipun KBB masuk zona merah atau risiko tinggi penyebaran Covid-19.

Hal tersebut karena di wilayah KBB tidak ada kecamatan yang masuk zona merah dan setiap desa juga rata-rata hanya masuk zona hijau dan zona kuning.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KBB, Muhammad Ridwan, mengatakan, pihaknya hanya mengimbau agar setiap masjid yang ada di KBB tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Nanti MUI akan membuat surat edarannya soal penerapan protokol kesehatan yang ketat," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (16/6/2021).

Namun, jika hasil evaluasi Satgas Covid-19 KBB ada kecamatan yang masuk zona merah, maka pihaknya akan menginstruksikan agar semua tempat ibadah ditutup dan warga diimbau untuk melaksanakan ibadah di rumah masing-masing.

"Kalau zona merah (kecamatan) ya ditutup saja, tapi tidak semua wilayah KBB, hanya kecamatan yang zona merah saja," kata Muhammad Ridwan.

Terkait hal ini, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 KBB maupun Satgas Covid-19 tingkat kecamatan untuk memantau kondisi penyebaran Covid-19 di setiap desa yang ada di KBB.

Baca juga: Masuk Zona Merah, Penutupan Semua Obyek Wisata di KBB Berlaku Hari Ini, Surat Edaran Sedang Diproses

Juru Bicara Satgas Covid-19 KBB, Agus Ganjar Hidayat, mengatakan, penyebab utama zona merah KBB disebabkan karena terjadi ledakan kasus yang sangat tinggi dalam dua pekan terakhir.

"Jadi, berdasarkan hasil evaluasi tanggal 7-13 kita masuk zona merah kembali," ujarnya saat dihubungi, Selasa (15/6/2021).

Berdasarkan data Satgas Covid-19 KBB, tercatat sejak tanggal 7-15 Juni 2021, rata-rata kasus harian Covid-19 di KBB mencapai 87 orang per hari.

Ledakan penambahan ini otomatis membuat tingkat keterisian atau bed occupancy ratio (BOR) ruang isolasi rumah sakit tinggi mencapai 89,39 persen.

"Ada 3 faktor KBB berturut-turut masuk zona merah yaitu penambahan kasus signifikan, keterisian rumah sakit, dan kematian," kata Agus.

Baca juga: Ada SE Menag, Kegiatan di Rumah Ibadah dan Pesta Pernikahan Kabupaten Bandung dan KBB Ditiadakan

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved