Breaking News:

Kiai dan Santri di Subang Daulat Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Sejumlah kiai dan santri di Kabupaten Subang mendaulat Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Ichsan
istimewa
Kiai dan Santri di Subang Daulat Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Irvan Maulana

 TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Sejumlah kiai dan santri di Kabupaten Subang mendaulat Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) sebagai calon presiden (capres) 2024. Gus Muhaimin merupakan satu-satunya pimpinan partai politik (parpol) yang memiliki latar belakang santri.

Deklarasi dukungan dilakukan oleh sejumlah kiai dan santri Kabupaten Subang seusai pengajian di Majelis Taklim Al Mansyuriah, Pagaden, Subang, Rabu (16/6). Acara ini dihadiri Ketua DPP PKB Gus Jazilul Fawaid serta Ketua DPC PKB Subang Zaenal Mutaqin.

Acara deklarasi ini juga dihadiri KH Abdul Mu'min atau yang biasa akrab disapa Kiai Maung, Pimpinan Raudatul Hasanah; KH Ahmad Taufik Akbar, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Kalam Pamanukan; KH Machfud Romly, Pimpinan Pondok Pesantren Minhajut Thalibin, dan beberapa kiai lainnya.

"Gus Muhaimin presiden, Insya Allah umat terlayani," kata peserta deklarasi.

Baca juga: Kondisi Desa di Subang yang Lockdown: Tidak Ada Aktifitas di Luar Rumah, Pedagang Tidak Boleh Masuk

Ketua Majelis Taklim Al Mansyuriah KH Sulaiman mengatakan sudah sepatutnya santri dan ulama bersatu untuk memilih pemimpinnya di 2024.

Karena yang mengerti urusan pesantren, santri dan dunia pendidikan secara historis di Indonesia adalah santri. Dan Gus Muhaimin adalah satu-satunya pimpinan partai politik yang memiliki latar belakang santri.

"Kita tahu betapa besarnya peran ulama dalam membangun bangsa dan negara ini. Bahkan spirit perjuangan yang ditularkan mampu membawa Indonesia merdeka," ujarnya.

Dalam ceramahnya, Kiai Maung menegaskan, Pancasila, NKRI, Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan landasan bernegara yang paling tepat diterapkan di Indonesia.

Karenanya, dia meyakini jika ada yang ingin mengusik empat pilar kebangsaan tersebut jelas merupakan musuh negara. Bahkan Pancasila merupakan pengamalan dari Alquran sebagai pedoman umat Islam.

"Yang paling penting adalah saat akan menyekolahkan anak-anak harus tanya ke gurunya. Jangan sampai salah kaprah kemudian menyalahkan orang tua ketika pulang pendidikan," ujarnya.

Baca juga: Bank Emok Tetap Tagih Utang Meski Desa di Subang Ini Lockdown Karena Covid-19 Klaster Hajatan

Dia meyakini partai politik yang mewadahi aspirasi ulama, kiai dan santri terutama NU adalah PKB. Dia meminta warga jangan ragu untuk membesarkan anak-anaknya dididik oleh kiai NU. "Dalam perjalanan sejarah jelas negara ini dibangun oleh para kiai," katanya.

Jazilul Fawaid mengatakan sudah saatnya santri bisa memimpin bangsa. "Ulama, santri adalah pemegang saham terbesar Republik ini. Saya atas nama pribadi dan lembaga mengucapakan terima kasih atas dukungan untuk ketum kami, Gus Muhaimin menjadi persiden pada 2024 nanti," katanya.

Gus Jazil pun meminta para pendukun Gus Muhaimin For Pesiden 2024 untuk tidak malu mensosialisasikan sosok Gus Muhaimin kepada keluarga, lingkungan dan masyarakat luas. Selain itu, Gus Jazil juga memohon doanya untuk untuk keberhasilan Gus Mumaimin agar menjadi persiden.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved