Breaking News:

Kasus Covid-19 Meningkat, Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di Kota Bandung Dihentikan Sementara

Simulasi pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di Kota Bandung dihentikan sementara karena meningkatnya kasus Covid-19.

Penulis: Tiah SM | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Iwan Hermawan mengatakan, baru saja dilaksanakan percobaan PTM di sekolah yang terseleksi, sebagai usaha membangun protokol baru pelaksanaan pendidikan model campuran antara online dan offline. 

Simulasi PTMT Dihentikan

Laporan Wartawan Tribun Jabar , Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -- Simulasi pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di Kota Bandung dihentikan sementara karena meningkatnya kasus Covid-19.

"Percobaan PTM yang sedianya dua pekan saat ini dihentikan, padahal baru satu pekan, karena memperhatikan kondisi naiknya wabah Covid-19 di Kota Bandung," ujar Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Iwan Hermawan di kantornya, Rabu (16/6/2021).

Iwan mengatakan, baru saja dilaksanakan percobaan PTM di sekolah yang terseleksi, sebagai usaha membangun protokol baru pelaksanaan pendidikan model campuran antara online dan offline.

Baca juga: Ketika Banyak Zonah Merah di Jabar, Disdik Sumedang Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Menurut Iwan, PTMT, yang rencananya digelar 19 Juli 2021, akan dikaji ulang kelayakan pelaksanaannya dengan memperhatikan indikator kesehatan, terutama Covid-19.

Iwan mengatakan, ada surat edaran dari Disdik ke sekolah pelaksana percobaan PTM bahwa untuk sementata kegiatan itu dihentikan.

"Meningkatnya kasus Covid di Kota Bandung diduga karena larangan mudik dan wisata masih diterobos saat liburan dan masyarakat boleh jadi sudah jenuh yang akhirnya lengah.

Iwan mengatakan, jika kondisi belum membaik, PTM harus ditinjau ulang.

Baca juga: Camat Rancasari Hentikan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Semua Sekolah, Ini Penyebabnya

Iwan minta Pemkot memastikan masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan akselerasi vaksinasi.

Menurut data update Covid 15 Juni 2021, kasus positif Covid-19 tembus 1.375 orang atau bertambah 103 orang, sedangkan yang sembuh per 15 Juni hanya satu orang.

Wilayah terbanyak untuk saat ini Kecamatan Arcamanik 107 kasus, sedangkan kelurahan terbanyak di Cisaranten Kulon 48 kasus. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved