Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Viral di Medsos 187 Warga Desa Cimekar, Cileunyi Positif Covid-19, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Dari 84 orang tersebut, kata Iwan, sebanyak 54 orang merupakan santri dan pengurus pesantren Al-Kasyaf, yang kini melakukan lockdown.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Ravianto
lutfi ahmad mauludin/tribun jabar
Surat edaran dari Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung yang menyebutkan terdapat penambahan 187 orang yang positif Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Viral di media sosial surat edaran dari Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung yang menyebutkan terdapat penambahan 187 orang yang positif Covid-19.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Cimekar Iwan Dharmawan, membenarkan hal tersebut.

"Memang terdapat 187 orang terpapar Covid, tapi data itu mulai Januari 2021 hingga sekarang, bukan per hari saat keluar surat edaran," kata Iwan, saat meninjau Pesantren Al- Kasyaf, Selasa (15/6/2021).

Surat pemberitahuan tersebut dikeluarkan 11 Juni 2021 oleh Desa Cimekar.

Kepala Desa Cimekar Iwan Dharmawan
Kepala Desa Cimekar Iwan Dharmawan (lutfi ahmad mauludin/tribun jabar)

Iwan mengatakan, jika data yang hari ini jumlah yang masih terpapar Covid 19 tidak mencapai jumlah tersebut.

"Saat ini dari data yang ada, terdapat 84 orang yang masih terpapar Covid 19," kata Iwan.

Dari 84 orang tersebut, kata Iwan, sebanyak 54 orang merupakan santri dan pengurus pesantren Al-Kasyaf, yang kini melakukan lockdown.

"Sisanya, yakni 30 orang yang terpapar merupakan warga yang tersebar di berbagai daerah atau RW," kata Iwan.

Iwan mengatakan, memang setelah libur panjang lebaran, terdapat peningkatan Covid 19 yang signifikan di Desa Cimekar.

Iwan memaparkan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19, pihaknya sudah membuat edaran berbentuk surat resmi atau himbauan di WA grup, terkait kondisi terbaru.

"Agar masyarakat lebih berhati-hati terkait merebaknya Covid-19 ini. Kami sifatnya baru bisa sampai menghimbau RW RT dan Masyarakat untuk berhati hati saja, mengikuti protokol kesehatan yang sudah di tentukan 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi)," katanya.

Selain itu juga, Iwan mengimbau, untuk bergotong royong saling membantu.

"Kami juga menghimbau untuk melakukan gotong royong, membantu saling berbagi kepada yang diisolasi," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved