Breaking News:

Tertinggi Kedua Kasus Covid-19, Rancasari Gelar Penyemprotan Disinfektan dan Siapkan Rumah Karantina

Satgas Covid-19 Kecamatan Rancasari, Kota Bandung bergerak cepat dalam upaya menekan tingkat penyebaran Covid-19 yang kian melonjak di wilayahnya

Penulis: Cipta Permana | Editor: Darajat Arianto
TRIBUN JABAR/CIPTA PERMANA
Penyemprotan disinfektan di wilayah Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Selasa (15/6/2021). Penyemptotan dilakukan lantaran Kecamatan Rancasari memiliki kasus Covid-19 tertinggi kedua di Kota Bandung. 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satgas Covid-19 Kecamatan Rancasari, Kota Bandung terus bergerak cepat dalam upaya menekan tingkat penyebaran Covid-19 yang kian melonjak di wilayahnya. Saat ini, kecamatan tersebut menempati urutan kedua dalam tingkat kasus terkonfirmasi aktif positif Covid-19 dari 30 kecamatan se-Kota Bandung.

Salah satu upaya yang dilakukan, yaitu dengan melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di beberapa kelurahan yang diketahui berstatus zona merah dan penyumbang kasus positif Covid-19 tertinggi di Kecamatan Rancasari.

Camat Rancasari, Hamdani mengatakan, saat ini wilayahnya terkategori sebagai zona merah, dengan tingkat kasus terkonfirmasi aktif positif Covid-19 mendekati angka 100 kasus. Dengan demikian, berbagai upaya pun terus dilakukan pihaknya bersama Forkopimcam Rancasari dalam rangka menekan penyebab kasus Covid-19.

Terlebih dari 50 orang yang dilakukan pemeriksaan rapid tes antigen, 30 di antaranya terkonfirmasi positif covid-19. 

"Kasus penularan covid-19 di Kecamatan Rancasari cukup banyak dan signifikan. Upaya yang terus kami lakukan bersama jajaran Forkopimcam (Rancasari) sejauh ini, diantaranya terus melakukan woro-woro sosialisasi 5M, membatasi aktivitas kegiatan masyarakat, dan secara rutin menggelar operasi yustisi dalam rangka penegakan aturan, termasuk kegiatan penyemprotan disinfektan di wilayah kelurahan yang merupakan zona merah, seperti yang dilakukan pada hari ini" ujarnya saat ditemui di usai kegiatan penyemprotan disinfektan di wilayah Rancasari, Selasa (15/6/2021).

Hamdani menuturkan, dari jumlah kasus terkonfirmasi aktif positif Covid-19 yang terjadi di Kecamatan Rancasari, warga tersebut langsung diarahkan untuk menjalani isolasi mandiri, baik di rumah masing-masing, rumah sakit, maupun rumah karantina yang berada di Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari.

"Meskipun sebagian besar warga kami terkonfirmasi positif covid-19 tanpa gejala, tapi kami mengimbau agar setiap warga kami yang terkonfirmasi aktif positif covid-19 maupun berstatus tanpa gejala, yang harus diperhatikan adalah SOP penanganan kasus Covid-19, yaitu mengisolasi diri di rumah masing-masing. Upayakan seminimal mungkin untuk keluar rumah atau bahkan keluar dari kamar, serta tidak berinteraksi langsung dengan orang lain sekalipun itu dengan anggota keluarga,"ucapnya.

Ia pun mengimbau, bagi warga yang dinyatakan hasil pemeriksaan negatif Covid-19 untuk senantiasa mengenakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, dan menjauhi kerumununan dimana pun dan kapan pun, terutama saat berada di luar rumah. 

"Lakukan disiplin 5M dimana pun kita berada, terutama saat di luar rumah, karena itulah satu-satunya kunci agar kita dapat terhindar dari paparan Covid-19, sekaligus membantu pemerintah untuk dapat menanggulangi penyebaran Covid-19 di Kota Bandung," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved