Ubah Laku

Ridwan Kamil Dorong 27 Kabupaten & Kota di Jabar Gelar Vaksinasi Massal di Stadion dan Ruang Terbuka

Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta 27 kabupaten dan kota di Jabar untuk melakukan vaksinasi massal secara optimal di berbagai ruang terbuka

Tribun Jabar / Cikwan Suwandi
Ilustrasi vaksinasi Covid-19- Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta 27 kabupaten dan kota di Jabar untuk melakukan vaksinasi massal secara optimal di berbagai ruang terbuka, seperti stadion.  

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta 27 kabupaten dan kota di Jabar untuk melakukan vaksinasi massal secara optimal di berbagai ruang terbuka, seperti stadion

Selain dapat menampung lebih banyak masyarakat, vaksinasi di stadion juga menjadi instruksi Presiden Joko Widodo. Kesuksesan vaksinasi di stadion Patriot Candrabagha Kota Bekasi beberapa hari lalu bahkan sudah dijadikan percontohan.

"Kami perintahkan semua daerah melaksanakan vaksinasi massal secara optimal di stadion, ambil contoh terbaik di Kota Bekasi yang jadi percontohan nasional dan TNI-Polri akan menjadi motor utama vaksinasi massal," ucap Ridwan Kamil di Markas Kodam III Siliwangi, Selasa (15/6).

Baca juga: Menko Airlangga Target Akselerasi Pelaksanaan Vaksinasi 1 Juta Per Hari

Ridwan Kamil meminta Kementerian Kesehatan RI untuk merestui khusus zona merah seperti Bodebek dan Bandung Raya, vaksinasi diperbolehkan untuk masyarakat umum di atas 18 tahun apapun profesinya.

"Kami sudah minta ke Menkes dan sudah diizinkan bahwa khusus di zona merah, Bodebek dan Bandung Raya vaksinasi sudah boleh untuk umum diatas 18 tahun," ujar Kang Emil.

Untuk itu pihaknya akan memaksimalkan vaksinasi di zona tersebut demi mengejar kekebalan kelompok.

"Akan kami maksimalkan untuk divaksin karena tidak lagi dibatasi hanya lansia agar cepat mengejar herd immunity," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan mulai hari ini wilayah Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Bandung berstatus siaga 1 Covid-19.

"Wilayah Bandung Raya kami nyatakan sedang siaga 1 Covid-19," katanya saat konferensi pers di Makodam III Siliwangi Bandung, Selasa (15/6).

Baca juga: Vaksinasi Untuk Lansia di Tasikmalaya Baru 5 Persen, ASN Wajib Ajak 20 Lansia untuk Divaksin

Status siaga 1 Covid-19 Bandung Raya ini berdasarkan tingkat keterisian rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) pasien yang menyentuh angka 84,19 persen. Angka ini melebihi ketetapan WHO dan nasional yakni maksimal 60 dan 70 persen.

Selain itu dua wilayah Bandung Raya yaitu Kabupaten Bandung dan Bandung Barat saat ini berada di zona merah level kewaspadaan.

"Minggu ini dua wilayah besarnya yaitu KBB dan Kabupaten Bandung zona merah. Lalu Bandung Raya ini keterisian rumah sakit sudah melebihi standar WHO dan nasional yang menyentuh angka 84,19 persen," ujar Ridwan Kamil.

Kang Emil, sapaan akrabnya menuturkan, dua daerah zona merah ditambah BOR yang tinggi dapat menjadi indikator penetapan siaga 1 karena berada dalam satu wilayah aglomerasi yang saling mempengaruhi.

Untuk itu, Kang Emil menginstruksikan mulai besok hingga 7 hari mendatang diberlakukan Work From Home (WFH) 75 persen di seluruh wilayah Bandung Raya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved