Breaking News:

Lulusan SMAN 1 Lembang Bandung Barat yang Lolos SNMPTN Tahun Ini Naik hingga Tiga Kali Lipat

Siswa lulusan SMAN 1 Lembang yang lolos seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) pada tahun ini mengalami kenaikan hingga 3 kali lipat.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Suasana lingkungan SMAN 1 Lembang, Kabupaten Bandung Barat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Siswa lulusan SMAN 1 Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang lolos seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) pada tahun ini mengalami kenaikan hingga tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Tahun ini, ada 71 siswa yang lulus dari SMA 1 Lembang.

Kepala SMAN 1 Lembang, Suhendiana Noor, mengatakan, untuk siswa yang lolos melalui jalur SNMPTN pada tahun ini mencapai 24 orang.

Tahun lalu cuma tujuh orang.

"Alhamdulillah untuk jalur undangan atau SNMPTN naik tiga kali lipat. Kalau untuk yang lolos jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) atau tes, naik sembilan orang, dari 38 orang sekarang menjadi 47 orang," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar, Selasa (15/6/2021).

Ia mengatakan, siswa yang lolos seleksi itu tersebar di berbagai perguruan tinggi, seperti ITB, Unpad, UPI, dan Undip.

Namun, kata dia, kebanyakan mereka lolos masuk ke UPI.

Banyaknya siswa yang lolos seleksi tersebut, kata dia, karena selama ini pihaknya telah meminta dan mengarahkan para guru untuk memberikan nilai sesuai proporsi dari para siswa tersebut.

"Kebanyakan kan guru-guru itu selama ini masih beranggapan bahwa nilai siswa itu harus naik dari kelas 1, 2, hingga 3," kata Suhendiana.

Baca juga: BARUSAN, Gempa Bumi Gucang Pacitan Jawa Timur, Lokasinya Berdekatan dengan Gempa Sore Tadi

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan pemantauan bagi siswa berprestasi yang masuk lima besar untuk mempertahankan prestasinya supaya prestasi mereka tidak menurun hingga kelas XII.

"Kalau turun, kami berikan motivasi. kKalau naik, kami meminta untuk terus meningkatkan. Jadi kami selalu pantau melalui bimbingan konseling (BK) dan kurikulum," ucapnya.

Strategi lainnya, kata Suhendiana, pihaknya juga mengelompokkan siswa yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi, siswa yang akan bekerja, dan siswa yang berprestasi di nonakademik atau memiliki prestasi khusus.

Baca juga: Catatan Minus Robert Terhadap Pemainnya Seusai Persib Melawan PSKC Cimahi di Laga Uji Coba

"Untuk siswa yang berprestasi di nonakademik seperti olahraga dan sebagainya, kami kembangkan dan fasilitasi baik dengan pelatihannya, maupun kompetisinya. Ternyata banyak juga yang masuk (seleksi) melalui jalur itu," kata Suhendiana. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved