Breaking News:

Kronologi Pasien RS Jiwa Disebut Bharaka Asep yang Hilang Disapu Tsunami Hingga Jalani Tes DNA

Hasil tes DNA terhadap seorang pria di RS Jiwa di Banda Aceh yang disebut-sebut sebagai Bharaka Asep, anggota Polri yang hilang disapu tsunami selesai

Editor: Mega Nugraha
(KOMPAS.COM/TEUKU UMAR)
FOTO Dok Anggota Polisi,ACEH Viral Diduga Anggota Polisi Yang Hilang Saat Tsunami Kini Ditemukan Di Rumah Sakit Jiwa 

TRIBUNJABAR.ID, BANDAACEH- Hasil tes DNA terhadap seorang pria di RS Jiwa Zainal Abidin di Banda Aceh yang disebut-sebut sebagai Bharaka Asep, anggota Polri yang hilang disapu tsunami sudah tuntas.

Hasil tes DNA menyebutkan bahwa pria di RS Jiwa Zainal Abidin itu bukan lah Bharaka Asep yang dinyatakan hilang disapu tsunami pada 2004.

Baca juga: Ada Varian Baru Covid-19, Bupati Sumedang Minta Jajarannya Tidak Terima Tamu Dinas dari Jawa Tengah

Lantas, bagaimana awal mula pria di RS Jiwa di Banda Aceh itu disebut sebagai Bharaka Aceh?

Berawal dari sebuah video yang viral di media sosial. Di video itu, memperlihatkan pertemuan anggota Polda Aceh yang mengaku bertemu teman seangkatannya di RS Jiwa yang tak lain adalah Bharaka Asep.

Tangkapan layar di Instagram soal sosok pria di RS Jiwa Zainal Abidin yang disebut-sebut mirip Bharaka Asep yang hilang pada Tsunami ACeh 2004
Tangkapan layar di Instagram soal sosok pria di RS Jiwa Zainal Abidin yang disebut-sebut mirip Bharaka Asep yang hilang pada Tsunami ACeh 2004 (Istimewa)

Dikutip dari Kompas.com, pria itu sangat senang saat bertemu pria penghuni RS Jiwa karena selama ini tahu bahwa Bharaka Asep hilang disapu tsunami.

Video viral itu kemudian sampai ke para pejabat utama di Polda Aceh. Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy mengaku mendapat informasi ada penghuni RS Jiwa di Banda Aceh merupakan anggota Brimob Resimen I Kedung Halang Bogor, yakni Bharaka Zainal Abidin alias Asep.

Baca juga: Libur Lebaran Bikin Bandung Raya Siaga 1 Covid-19, Emil Minta Jokowi Tiadakan Libur Idul Adha

Kombes Winardy menyebut, dari informasi yang dia terima, Bharaka Asep dikirim ke Aceh untuk bertugas namun dinyatakan hilang pada saat gempa bumi dan tsunami 2004.

Pihaknya kemudian mengecek ke RS Jiwa tersebut.

"Informasi yang didapat dari pihak RSJ, pasien yang diduga Bharaka Zainal Abidin alias Asep mulai dirawat di Rumah Sakit itu sejak 2009 lalu dan (pihak rumah sakit) sempat mengantar kembali ke Desa Fajar, Kecamatan Sampoinet, Aceh Jaya, tapi warga setempat tidak mau menerimanya, sehingga akhirnya dibawa kembali ke RSJ Banda Aceh," kata Winardy.

Saat ini, polisi akan menemui keluarga Asep di Jawa Barat dan berkoordinasi dengan kesatuan dinasnya. "Selanjutnya kepada pasien ini juga akan dilakukan tes DNA, sidik jari, dan pengenalan tanda lahir lainnya," kata Winardy.

Halaman
123
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved