Breaking News:

Kasus Kematian Covid-19 di Majalengka Meningkat, Dalam 3 Hari 7 Orang Meninggal

Kasus Covid-19 yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Kabupaten Majalengka terus bertambah, selama tiga hari terakhir.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Siti Fatimah
Istimewa
ilustrasi pemakaman jenazah Covid-19- Kasus Covid-19 yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Kabupaten Majalengka terus bertambah, selama tiga hari terakhir. 

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Kasus Covid-19 yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Kabupaten Majalengka terus bertambah, selama tiga hari terakhir.

Jumlahnya mencapai 7 orang dengan rata-rata usia di atas 50 tahun.

Kepala Bidang Rehabilitasi Rekontruksi BPBD Kabupaten Majalengka Indrayanto mengatakan, ke-7 orang yang dinyatakan meninggal dunia berasal dari lima kecamatan.

Baca juga: Kepala Distaru Kota Bandung Bantah Sebulan Tak Bayarkan Gaji kepada Tenaga Pikul Jenazah Covid-19

Dari Kecamatan Majalengka ada tiga kasus, dua di antaranya asal Kelurahan Majalengka Wetan.

Sementara, masing-masing 1 kasus berada di Kecamatan Cingambul, Palasah, Dawuan dan Jatiwangi.

Pasien sempat menjalani perawatan di sejumlah Rumah Sakit berbeda, ada yang di RS Majalengka, RS Cideres dan Sumber Waras Cirebon.

Berdasarkan data yang diterima BPBD, dari sekian kasus ada yang memiliki riwayat perjalanan dari luar kota.

Baca juga: Ada ASN Terpapar Covid-19, Kantor Inspektorat Kota Tasikmalaya Ditutup, Seluruh Karyawan WFH

Kemudian, mengalami sesak nafas disertai batuk dan hasil rapid reaktif.

Lalu, hasil PCR juga positif namun kebanyakan tidak melakukan bepergian dan hasil PCR positif.

“Kami melakukan pemakaman dengan prokes di sejumlah TPU. Kasus yang menimpa warga Palasah pemakaman dilakukan tengah malam hingga dini hari karena pasien meninggal tengah malam pukul 22.55 WIB di RS Sumber Waras," ujar Indra kepada Tribun, Senin (14/6/2021).

Sementara, salah satu rumah sakit rujukan di Majalengka, RSUD Majalengka diketahui sudah mencapai batas maksimal dalam merawat pasien Covid-19.

Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 di Indramayu Mulai Serius, Bupati Bakal Evaluasi PPKM Mikro

Hal itu dibenarkan, Kabid Pelayanan Medis dan Penunjang Medis, Sumarti.

Sumarti mengatakan, dari 41 tempat tidur yang disediakan, sudah semuanya terisi.

Jumlah itu terdiri dari ruang perawatan Kenanga 32 tempat tidur dan sisanya tersebar di ruangan lainnya.

"Bahkan di IGD daftar tunggu kita sudah ada yang hendak masuk. Meski belum keseluruhannya positif, ini menandakan pasien Covid-19 sudah menandai kenaikan," Katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved