Breaking News:

Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia Masih Sedikit, Pemkab Garut Akan Jemput Bola ke Perkampungan

Bagi lansia yang tidak bisa berangkat menuju tempat pelaksanaan vaksinasi yang di gelar Pemkab Garut, bisa mendatangi puskesmas terdekat.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Kegiatan vaksinasi pra lansia dan lansia yang digelar oleh IKA UNPAD (Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjajaran), di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (12/6/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pemkab Garut berencana melakukan vaksinasi Covid-19 di pelosok-pelosok untuk lansia.

Hal tersebut dilakukan karena saat ini vaksinasi yang dilakukan Pemkab belum merata terutama di desa-desa.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan pihaknya mulai bulan depan akan melakukan jemput bola vaksinasi kepada para lansia yang berada di daerah.

"Bulan depan kita akan coba vaksinasi Covid-19 di wilayah pelosok Pameungpeuk, karena belum merata termasuk yang di desa," ucapnya saat di wawancarai Tribunjabar.id, Minggu (13/6/2021).

Helmi menjelaskan vaksinasi Covid-19 bagi lansia sangat diperlukan karena beresiko terpapar virus Covid-19.

"Saya mohon bagi anak-anak yang punya lansia untuk segera divaksin karena lansia ini salah satu kelompok yang beresiko tinggi terpapar," ucapnya.

Bagi lansia yang tidak bisa berangkat menuju tempat pelaksanaan vaksinasi yang di gelar Pemkab Garut, bisa mendatangi puskesmas terdekat.

Baca juga: Vaksinasi Covid Massal di Sudirman Grand Ballroom Bandung Arus Lalu Lintas di Jalan Sudirman Padat

"Nah sebenarnya di puskesmas bisa segera didaftarkan suapaya resiko kematian bisa ditekan," ungkapnya.

Saat ini menurut Helmi Pemkab Garut menargetkan 300 ribu vaksinasi Covid-19 bagi lansia namun target tersebut saat ini masih sangat jauh dan belum menyentuh angka 10 persen.

Namun menurutnya , orang yang sudah divaksin belum tentu bisa kebal terhadap virus Covid-19, masyarakat tetap harus menaati prokes ketat.

"Vaksinasi itu bagian dari upaya kita untuk menekan agar kejadiannya berkurang tetapi tidak menjadikan yang sudah divaksin itu akan terbebas, prokes tetap harus dilakukan," katanya.

Baca juga: 2 Dosis Vaksin Covid-19 Beri 81 Persen Perlindungan dari Virus Corona Delta, 1 Dosis Cuma 33 Persen

Data jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Garut per hari Jumat tanggal 11 Juni mencapai 11.837 kasus konfirmasi.

Dari jumlah tersebut 1.823 menjalani isolasi mandiri, 418 menjalani isolasi di rumah sakit, 9.075 sembuh dan 521 meninggal dunia.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved