Tendangan Penalti Ezra Walian Gagal di Laga Uji Coba lawan Persikabo 1973, Satu Bek Kena Kartu Merah

Persib Bandung baru bisa menjebol gawang Persikabo 1973 dalam laga uji coba pada Sabtu (12/6/2021) lewat tendangan penalti.

Penulis: Fakhri Fadlurrohman | Editor: Mega Nugraha
Ofisial Persib
Ravil Shandyka Putra membawa bola pada laga uji coba melawan Karawang United di Stadion GBLA, Kota Bandung, Sabtu (5/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Fakhri Fadlurrohman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung baru bisa menjebol gawang Persikabo 1973 dalam laga uji coba pada Sabtu (12/6/2021) lewat tendangan penalti.

Tendangan penalti diberikan setelah Frets Butuan dilangar oleh pemain Persikabo 1973, Gilang.

Bahkan, Gilang si bek Persikabo 1973 itu diganjar kartu merah akibat pelanggaran yang terjadi kepada Frets Butuan.

Baca juga: GOOOL, Febri Haryadi Persib Bandung Cetak Gol, Ezra Walian Eksekusi Penalti Tapi Meleset, Masih Live

Algojo penalti Persib dieksekusi oleh Ezra Walian namun tendangan penalti nya gagal karena arah bola terbaca oleh kiper dari Persikabo.

Namun tanpa menunggu lama, kerja sama Febri Hariyadi dan Ezra Walian dapat mencetak gol dengan indah.

Seperti diketahui, pada babak pertama, Persib Bandung tidak bisa mencetak gol di laga uji coba yang digelar pada Sabtu (12/6/2021).

Persib Bandung bermain dengan menyerang dari awal kick off dimulai dengan bermain sebelah sisi kanan dengan Frets Butuan dan sesekali ke kiri dengan Febri Hariadi.

Tendangan bebas Ferdinand Sinaga akibat pelanggaran yang dilakukan oleh Persikabo 1973 belum bisa membuahkan gol.

Baca juga: Foto Dinda Kirana Setelah Operasi Pengangkatan Kista, Wanti-wanti Wanita agar Tak Tunda Pengobatan

Tendangan jarak jauh Dedi Kusnandar di menit ke 11 pun masih menyamping dari sisi gawang.

Serangan Persib yang masih fluktuasi harus hati-hati dengan permainan Persikabo yang sedikit-sedikit membahayakan pertahanan Persib.

Seperti diketahui, Persikabo 1973 merupakan tim merger. Pada 2015, saat berakhir turnamen Piala Jenderal Sudirman, PS TNI dan PSMS Medan berpisah pada 13 Maret 2016.

Kemudian, untuk mendapatkan lisensi klub sepakbola profesional, PS TNI resmi mengakuisisi Persiram Raja Ampat dan dua tahun kemudian melakukan merger dengan Persikabo Kabupaten Bogor.

Pada 2018, PS TNI memindahkan markasnya dari Stadion Pakansari Bogor ke Stadion Sultan Agung, Bantul DI Yogyakarta.

Saat itu, PS TNI berganti nama jadi PS Tira yang kependekan dari Persatuan Sepakbola Tentara Nasional Indonesia - Rakyat.

Pada awal 2019 atau sebelum bergulir Liga 1 2019, PS Tira mengubah namanya lagi jadi PS Tira Persikabo. Lalu pada 2020, mereka mengubah namanya lagi menjadi Persikabo.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved