Breaking News:

Singa Mati Diduga Akibat Covid-19, Pemerintah India Tutup Balai Konservasi Harimau untuk Pariwisata

"Contoh terbaru hewan kebun binatang terinfeksi Covid-19, sekali lagi menunjukkan tingginya kemungkinan penularan penyakit dari manusia ke hewan liar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Destriadi Yunas Jumasani
ILUSTRASI harimau. Pada Senin (7/6/2021), pemerintah India memerintahkan penutupan sementara terhadap semua balai konservasi harimau untuk pariwisata. Itu menyusul seekor singa yang mati diduga terinfeksi Covid-19. 

TRIBUNJABAR.ID, NEW DELHI- Seekor singa mati diduga akibat terinfeksi Covid-19 atau virus korona. 

Dampaknya, pada Senin (7/6/2021), pemerintah India memerintahkan penutupan sementara terhadap semua balai konservasi harimau untuk pariwisata.

Hal itu untuk mencegah transmisi Covid-19 dari manusia ke hewan liar atau sebaliknya,

Penutup semua konservasi untuk pariwisata tersebut berlaku sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Pejabat kebun binatang dan tim dokter hewan pun segera mengkarantina semua singa dan mulai mengobati binatang-binatang itu memakai antibiotik.

Dilansir dari CNN dan Saudi Gazette, Kamis (10/6/2021), pemerintah itu diterbitkan Otoritas Konservasi Harimau, sebuah lembaga di bawah kementerian lingkungan pemerintah India.

Baca juga: Simak Alasan Lengkap Ahli Kesehatan, Jangan Panik Saat BOR Covid-19 di Kota Bandung 80 Persen

"Contoh terbaru hewan kebun binatang terinfeksi Covid-19, sekali lagi menunjukkan tingginya kemungkinan penularan penyakit dari manusia yang terkena ke hewan liar dalam penangkaran," tulis dalam rilis perintah India itu.

"Transmisi atau penularan serupa juga dapat terjadi pada konservasi harimau."

Berdasarkan catatan World Wildlife Fund (WWF), harimau adalah spesies yang terancam punah dan jumlahnya kurang dari 4.000 ekor di muka bumi ini.

Beberapa ribu harimau hidup dalam konservasi di India. Populasi harimau meningkat dalam beberapa tahun terakhir berkat upaya konservasi termasuk perluasan tutupan hutan dan hukuman penjara jika membunuh hewan-hewan itu.

Halaman
123
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved