Breaking News:

Polisi Tangkap 3 Pelaku Kasus Perampokan di Kantor-kantor Pemerintah di Subang

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Subang meringkus tiga spesialis perampokan di kantor-kantor pemerintahan.

Tribun Jabar/Irvan Maulana
Kapolres Subang, AKBP Aries Kurniawan Widiyanto, memegang barang bukti kasus perampokan di kantor-kantor pemerintah di Subang. Barang-barang bukti itu diperlihatkan di Mapolres Subang, Kamis (10/6/2021). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Subang meringkus tiga spesialis perampokan di kantor-kantor pemerintahan. Para pelaku tersebut juga diketahui merupakan residivis kasus serupa.

Mereka adalah HR (43), TL (43) dan BH (38), berbagi peran setiap merampok aset di kantor-kantor pemerintahan.

Kapolres Subang, AKBP Aries Kurniawan Widiyanto, perampokan mayoritas dilakukan dini hari. Para pelaku mencongkel jendela, memecahkan kaca pintu, dan merusak gembok untuk masuk ke kantor dan menggasak semua barang berharga.

"Dari keterangan para tersangka, ketiganya mengaku telah beraksi di delapan TKP berbeda, yakni Kantor KUA Kecamatan Tambakdahan, SMPN 1 Binong, Kantor Desa Tambakdahan, Kantor KUA Cijambe, Kantor Desa Cijambe, Kantor KUA Kecamatan Sukasari, Kantor Korwilcambidik Cibogo, dan Kantor Kecamatan Dawuan," ujar Kapolres dalam sesi wawancara di Mapolres Subang, Kamis (10/6/2021).

"HR warga Garut berperan sebagai eksekutor pintu masuk, TL warga Jakarta berperan sebagai pengambil barang, dan BH warga Cirebon berperan sebagai penunjuk lokasi dan penadah barang hasil curian," katanya.

Baca juga: Seorang Kakek di Subang Mengaku Bisa Menggandakan Uang, Ternyata Pengedar Uang Palsu

Polisi mengamankan ketiga tersangka ditempat berbeda dan mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor matic berwarna hitam, dua linggis, dua obeng, satutang, satu printer, satu kain gorden, empat mouse, tiga tas laptop, tiga VGA komputer, lima monitor, satu TV LED, satu gembok.

"Pelaku HR diamankan di daerah Kecamatan Binong Kabupaten Subang, sedangkan TL dan BH diamankan di wilayah Sukra Kabupaten Indramayu dengan sejumlah barang bukti," kata Kapolres.

Mereka dijerat pasal 363 Jo Pasal 65 KUHP tentang tindak pidana pencurian dan pemberatan dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara.

Polisi mengimbau agar setiap kantor dan tempat fasilitas umum lain bisa diamankan dengan ronda malam swadaya masyarakat. dan memaksimalkan penguncian pintu dan jendela.

"Masyarakat juga jangan ragu untuk melapor bila mengetahui tindakan mencurigakan di daerah masing-masing, jika diketahui ada kehilangan segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat," katanya.

Penulis: Irvan Maulana
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved